Pada Festival Literasi Tahun Pendidikan 21 yang mulai berlangsung ini, ada banyak program menarik. Salah satu yang baru adalah Kolaborasi Buku Anak. Undangan pertama untuk para penulis. Siapapun yang mau boleh menulis cerita bertema imajinatif untuk anak < 10 tahun. Ternyata cukup banyak yang mengirim naskah. Dan membaca cerita-cerita yang telah masuk sungguh menyenangkan, seperti mendapat kejutan menarik. Banyak di antara mereka yang tidak disangka-sangka dapat menuang ide, bercerita dengan baik dan asyik.. mulai dari yang termuda, Rara di jenjang SD kecil, sampai Ara dari jenjang KPB, ada juga tulisan para orangtua, ataupun anak yang berkolaborasi dengan orangtua. Keren sungguh! π
Undangan kedua adalah membuatkan illustrasi dari cerita yang sudah ditulis itu. Tentunya tak kalah menarik. Sejak gagasan awal dilontar dan didiskusikan, aku sudah terpantik untuk menyambut undangan kedua ini :D
Ibarat berkarya bersama, para perupa yang terlibat di dalamnya saling menginspirasi, tidak ada yang baku, harus begini atau begitu, tidak ada betul salah. Kolaborasi bisa menjadi proses yang memperkaya bagi pihak-pihak yang terlibat. Karena ada proses memantik gagasan, menambah referensi, membuka kemungkinan. Itu yang aku rasa ketika membaca cerita-cerita yang masuk, terinspirasi. Bagaimana merespon satu karya, dalam hal ini bagaimana aku merespon kisah yang disampaikan penulis. Apa yang aku bayangkan bisa selaras dan mendukung cerita?
Aku sangat terpikat pada cerita-cerita imajinatif. Beberapa cerita seolah langsung tersenyum dan mengedip padaku π Satu cerita mengenai bayangan yang perlu dikenali dan diterima agar tak kusut masai, membuatku tercenung. Saat ini aku sedang banyak mencari tahu mengenai shadow, sisi diri yang berpengaruh dan turut membentuk diri meski kerap kita tekan, kita hindari, kita tolak ataupun kita abaikan. Jadi terasa wow ketika menemukan bahwa lewat cerita ini, penulis dapat menyampaikan ajakan untuk berdamai dengan bayangan diri dengan cara yang indah dan halus, sangat sangat menarik. Cerita lain dengan alur sederhana dan manis berkisah tentang kesendirian yang bisa seru dan mendalam. Penyampaian yang detil dan spesifik di beberapa bagian cerita langsung menjelma visual dalam benakku. Ada pula cerita mengenai harapan yang masih jadi pertanyaan antara kenyataan atau impian. Seruu..
Ok, mari mulai menggambar.. 
Ditunggu ilustrasinya kak Ine. βπΌπ