AES149: Catatan Buku KPB 15
haegenquinston
Wednesday March 30 2022, 9:14 AM

Kesan Baru Kelompok

Proyek kelompok adalah salah satu kategori kegiatan di KPB yang paling mudah (menurutku), asalkan semuanya dapat berkontribusi. Pembagian perannya rata, ada 5-6 orang yang masing-masing memiliki pendapat dan sudut pandang berbeda, dan semuanya juga bisa saling memberi masukan. Proyek kelompok juga merupakan tempat dimana beberapa orang bisa saling mengandalkan dan diandalkan, apabila dikerjakan dengan maksimal. 

Salah satu proyek kelompok di KPB yang berkesan adalah proyek Kertas, yang saat ini kami K11 sedang fokus untuk kerjakan. Proyek kertas ini lebih berkesan daripada proyek-proyek sebelumnya karena kami semua sudah lebih memiliki kemampuan memimpin dan pengaturan proyek yang jauh lebih jelas daripada dahulu. Pada proyek kertas di semester ini, K11 mencoba membuat kalender dan notes dari kertas daur ulang, untuk dijual.

Selain karena kebersamaannya, mungkin proyek kertas di semester ini berkesan karena menghasilkan cuan. Sudah sejak lama, proyek kami di KPB belum/tidak menghasilkan duit. AKu bukan pribadi yang tipe mata duitan, namun aku bisa puas dan menganggap pekerjaan cukup maksimal, apabila menghasilkan uang yang lumayan.

Proses pembuatan kalender dan notes di semester ini membutuhkan proses yang cukup lama, dibanding proyek kertas sebelumnya. Hal yang menurutku paling menantang adalah pembuatan prototype dan produksi massal dari produk yang akan dibuat. Kami berlima memiliki pandangan design, proses yang berbeda-beda, sehingga perlu disatukan dalam konsep.

Aku sudah memperkirakan bahwa kami perlu mencetak kertas secara banyak-banyakan dan secara massal agar cukup untuk dijual. Karena tertunda di awal, maka saat ini kami perlu melakukan produksi secara konsisten dan secara banyak per harinya. 

Dari sini, akhirnya kami melakukan produksi kertas di sekolah. Namun, keadaan pandemi Covid-19 menyerang kembali sehingga kami perlu kegiatan di rumah kembali. Dengan situasi seperti ini, aku dan teman-teman akhirnya pergi ke rumah Bintang untuk berkegiatan mencetak kertas.

Pengalaman ini berkesan sekali bagiku, karena lingkungan kegiatan terasa sangat berbeda. Proses kegiatan berjalan cukup lambat di bagian awal, namun mempercepat di akhir. Meskipun pembuatan bubur kertas kurang efektif, menunda-nunda, dan tidak mencapai target, namun siangnya kami mengerjakan dengan lebih oke. Setelah Google Meet dengan kelas lain, komunikasi antar kami juga semakin membaik. 

Selain pengalaman di rumah Bintang, teman-teman juga pergi ke rumah teman lain, dan bisa ngobrol. Untuk minggu pertama, kita punya kegiatan jajan dan makan bareng. Selain kesan terhadap proyek, kegiatan ini juga bermanfaat karena ruang mengobrol terasa jauh lebih banyak.

Menurutku, proyek kelompok bisa lebih berkesan daripada proyek mandiri. Selama tugasnya tidak menumpuk dan dibagi secara rata, asalkan kita bekerja sama, progress akan terasa lebih mudah/cepat/maksimal. Sebagai seorang pribadi, aku cukup stress dan tertekan saat proyek mandiri masih jauh dari selesai, jauh dari ujung terowongan menuju cahaya. Aku juga sempat tertekan, karena semua beban ditanggung oleh aku dan hanya aku sendiri saja.

Sementara untuk proyek kelompok, bebannya 5 kali lipat. Namun orangnya juga 5 kali lipat. Ada yang saling menopang, menolong yang kesulitan, saling menutupi kelemahan satu sama lain. Apa yang membuat kelompok maju adalah penopang dari kekuatan yang dimiliki, potensi yang berkembang, dan semangat berjuang.

Sebagai suatu kelompok, kami membutuhkan bonding dan juga penilaian positif satu sama lain agar semakin erat kerjasamanya. Orang bilang, ada kalanya untuk santai dan main-main, ada juga kalanya untuk serius dan professional. Menurutku sendiri, kelompok ini bisa erat karena masa santainya, namun bisa maksimal apabila serius. Dari berapa minggu lalu pengamatanku, sepertinya kelompok kami bisa serius di satu sisi, sambil santai di saat-saat yang tepat (keseimbangan hidup). Semoga kesan=kesan yang ada bisa membuat kerjasama semakin baik.