Konten bukanlah produk. Konten bukanlah video yang kita lihat di Tiktok ataupun Youtube. Namun konten itu sebuah ide, konten adalah gagasan dan tema yang disampaikan. Dengan aku magang di perusahaan PnC, aku pun mengerti apa itu konten, bagaimana membuat dan mempublikasikan si konten tersebut.
Dalam magang, kebanyakan tugas dan pekerjaanku meliputi media sosial, misalnya mengurus persiapan perekaman/pembuatan konten, menjadwalkan postingan di Instagram dan Tiktok, mengurus data, dan membuat competitor analysis.
Meskipun aku sendiri sayangnya tidak kebagian membuat konten (karena berurusan langsung dengan klien), namun dengan aku kebagian tugas untuk menjadwalkan postingan di Instagram & tiktok, aku juga melihat bagaimana hasil pekerjaan mereka, captionnya seperti apa. Setidaknya aku mendapatkan wawasan dan paparan dari hal yang ku-postingkan.
Aku pernah berpikir dan bermimpi, bagaimana jika aku ingin menjadi seorang konten kreator di masa depan? Dari pandangan mataku, hal tersebut sangat menarik, karena untuk menjadi pembuat konten yang baik, kontennya harus baik untuk dilihat juga. Jika aku mau belajar jadi pembuat konten, aku juga sebaiknya perlu menguasai banyak hal dan aspek, dari membuat ide, mengembangkan ide, dari segi teknis seperti video dan voiceover, bahkan juga perlu sampai riset hal-hal yang relevan dengan masyarakat saat ini.
Untuk kedepannya, aku ingin lebih fokus lagi masuk dan belajar membuat konten. Semua ini harus dimulai dari usahaku sendiri, dari hal terkecil juga misalnya menonton konten orang dari TikTok. Karena ternyata temanku banyak yang mengoprek tiktok dan punya wawasan lebih baik dari padaku, harusnya aku bisa meningkatkan wawasan diriku jika ingin fokus disana.