Sejak Desember 2023, bahkan sebelumnya, perhatian saya banyak ditujukan kepada dinamika kehidupan politik di Indonesia - menjelang Pemilihan Umum di pertengahan Februari nanti. Kalau ngobrol-ngobrol dengan beberapa teman, mereka kebanyakan bilang bahwa perpolitikan tidak menarik buat mereka. Ya, saya juga dulu demikian. Tapi seperti yang dituliskan @Rico di esainya tentang Political Literacy, perlu menjadi kesadaran bersama bahwa begitu kita hidup bernegara, sebetulnya kita (suka atau tidak) berada dalam sebuah sistem politik. Akte lahir, Kartu Tanda Penduduk yang menyematkan lambang negara Indonesia - burung Garuda adalah penanda jelas tentang itu - bahwa kita manusia yang bernegara.Β
Ada pernyataan sederhana yang dituliskan di esai Rico itu bahwa :
You may not take interest in politics.
But politics will take interest in you.
Singkat kata kita tidak bisa lepas dari ihwal perpolitikan - bahkan bisa dibilang, bahwa manusia yang bernegara punya tanggung jawab politik yang tidak bisa dilepaskan. Toh saat kita nanti membayar pajak, kita perlu memastikan bahwa uang yang kita sumbangkan kepada negara atas kerja kita perlu dipastikan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat - untuk kebermanfaatan bangsa dan negara.Β
Sebetulnya inti tulisan ini adalah untuk mengajak kita semua mempersepsi lebih positif perpolitikan di Indonesia, karena bagaimanapun kita adalah insan politik. Semi Palar juga punya grup WA yg dinamai Active Citizenship. Intinya ya itu bagaimana kita menjadi warga negara yang aktif, yang bertanggung jawab, cara paling sederhana adalah dengan menggunakan hak pilik kita dengan memilih sosok terbaik untuk jadi pemimpin bangsa dan wakil-wakil kita di jajaran legislatif. Semoga tulisan ini bermanfaat. ππΌπ