Ingat tidak, misalnya, 10 tahun lalu, kalian berada di mana saja? Ingat tidak, dari beberapa tahun berlalu, memori apa saja yang bisa terkenang dan melekat di hati? Pasti semuanya ada, semuanya nyata, semua itu terbayang di pikiran. Seolah-olah, itu baru terjadi hari kemarin. Terasa cepat, tidakkah?
Terasa. Sebuah kata, yang mungkin selama ini bisa jadi menipu dan menggeserkanmu, dari hal yang sebenarnya. Terasa, ketika kita tidak sepenuhnya 'sadar' dan tiba-tiba, di ujung, baru kembali dan membuat kita berpikir. Selama ini banyak lho, orang di sekitarku yang sering berkata 'Waktu itu terasa cepat' dan baru kali ini saya menyadarinya. Bukan tentang waktu yang terasa cepat, tetapi banyaknya orang-orang yang berpikir seperti itu.
Misalnya, anda sedang menunggu di stasiun kereta, 6 jam lamanya; di tengah malam gelap. Tidak bisa tidur, tidak bisa ngapain, hanya bisa menunggu waktu berjalan. Atau juga, pengalamanku contohnya, menunggu waktu 2 jam saat mengerjakan review/ujian nasional. Kira-kira nih, apa waktu di saat itu akan terasa cepat? Ataupun lambat? Kalau ku di posisi itu, udah pasti tidak sabaran menunggu satu per satu jam berlalu, hanya bisa menatap jam yang berdetak detik. Disanalah sebenarnya, kita benar-benar sadar dalam menunggu, benar-benar merasakan betapa lamanya waktu itu, kalau kita memang sedang tidak ngapa-ngapain dan hanya fokus ke waktu.
Waktu bukanlah masalah konteks, waktu itu benar-benar hanyalah saat dimana kita sedang sadar, dan saat dimana kita sedang tidak. Apakah mungkin, memori yang bertahun-tahun lamanya dan masa sekarang, perbedaannya terasa cepat karena memang kita tidak sadari? Atau mungkin, terasa cepat karena kita memang benar-benar mengingat memori tersebut secara utuh, saking utuhnya memang melekat terus, berasa baru kemarin?
Aku memiliki sebuah opini, opini ini yang menghasilkan kesimpulan secara subjektif dalam diriku sendiri. Menurutku, mengenai kejadian di masa lalu, itu memang benar, sangat tidak berasa sudah berlalu segitu lamanya. Tetapi, kalau dipikirkan lagi; kira-kira berapa lama sih, kita benar-benar sadar kalau waktu itu lama? Nyaris tidak ada, semua itu lewat begitu saja. Sehingga saat kita sadar, kita kaget, kalau kita sudah di titik sini dalam kehidupan, segitu lamanya dengan memori tertentu. Menurutku sih, itu juga 'terasa' lama karena sudah berada di masa lalu. Kita sudah berada di masa 'kini' dimana sekarang itu benar-benar terus berjalan. Mau beberapa tahun ke depan, masa kini tetaplah masa kini, masa lalu terasa cepat karena telah dilalui, entah berapa lama waktu lalu, kita hanya masih saja menyimpan suatu kenangan dan ingatan disana.
Janganlah membuang waktu, tanpa sadar kita mengira waktu terasa sebentar. Dalam jutaan detik dalam 1 bulan, lakukanlah apa yang perlu dilakukan, secara sadar tentunya, pakailah secara sebaik-baiknya. Karena waktu akan terasa sebentar, kesadaran akan membuatnya menjadi lama.