AES028: Perang Korea
haegenquinston
Friday September 3 2021, 12:41 PM
AES028: Perang Korea

Pada tahun 1950, terbentuklah Federasi Republik Sosialis Korea. Negara tersebut terbentuk, beberapa tahun setelah penguasaan Jepang dalam daerah tersebut berakhir, pada tahun 1945. Namun, karena pengaruh ideologi yang berbeda, maka ada kelompok pemberontak pada peninsula tersebut. Negara yang mereka dirikan adalah Republik Korea Selatan. Ideologi yang mereka miliki sangat berbeda, satu Komunis dan yang satu kapitalis. Sehingga, terjadilah perebutan 'Korea' dimana seluruh daerah dari Korea diakui milik kedua negara. Maka, perang pun terjadi.

Zaman 1950-an adalah zaman dimana Uni Soviet dan AS berada dalam 2 aliansi yang berlawanan, dan masing-masing sangat menjadi 'rival' bagi yang lainnya. Perang Dingin adalah era dimana AS dan Uni Soviet berkompetisi untuk mendapatkan pengakuan sebagai negara terbaik di dunia, dalam segala aspek. Dalam aspek perang, mereka selalu meng-intervensi negara-negara lain yang sedang perang saudara, dan memberi bantuan kepada pihak yang mereka rasa bisa dijadikan 'teman'. Dalam hal ini, Uni Soviet tentunya mendukung Korut. AS memberi bantuan kepada Korea Selatan. 

Bantuan pertama setelah perang muncul, tentunya berasal dari China dan Uni Soviet, mempertimbangkan jarak yang mereka tempuh lebih dekat daripada Amerika yang terdapat di benua seberang. Karena itu, faksi Blok Timur dapat mendorong garis pertahanan lawan mundur, hingga kota Busan. Nyawa negara Korsel saat itu sudah di ambang menarik pasukan keluar negara ke lautan. Dalam kondisi tersebut, untungnya pasukan AS sampai pada saat yang tepat. Bantuan AS dan negara-negara Barat lainnya membuat garis depan tertarik kembali. Dalam hitungan minggu, tahun 1952 mereka sudah nyaris sampai ke perbatasan Korea Utara dengan Tiongkok. Seluruh harapan sudah berbalik keadaan, dari desperate sampai nyaris kemenangan total. 

Pada saat tersebut, sekutu dari Korea Utara memutuskan untuk membentuk dan menjalankan sebuah serangan besar-besaran untuk menarik mundur garis pertahanan yang telah dibuat oleh Sekutu Barat. Operasi tersebut berhasil, meskipun dengan tarikan puluhan hingga ratusan ribu korban jiwa yang meninggal. Garis kemajuan akhirnya meredam di tengah-tengah batas kedua negara, tepatnya di kota Incheon. Dalam posisi tersebut, kedua belah pihak tidak mendapatkan kemajuan maupun kemunduran apapun yang relevan, sehingga posisi sama-sama saja selama lebih dari 1 tahun.

Akhirnya, pada tahun 1953 terjadilah perjanjian. Kedua negara tetap eksis dan hidup berdampingan (meskipun sampai sekarang banyak konflik), dan digambarkanlah garis batasan negara yang baru. Dalam perjanjian itu, juga terdapat suatu peraturan dimana terdapat zona demiliterisasi di antara kedua negara, sepanjang 5 mil. Tujuannya ialah untuk mencegah konflik yang berkepanjangan dalam daerah tersebut. Petugas yang bekerja di zona demiliterisasi, ialah tentara netral yang berasal dari UN langsung.

Hingga saat ini, Perang Korea merupakan salah satu perang paling mematikan dan destruktif sepanjang sejarah. Total korban jiwa mencapai 5 juta, dengan lebih dari 2 juta populasi tak bersalah yang meninggal. Hal tersebut disebabkan, dari yang intinya adalah perang saudara; dan juga peninsula daerah Korea yang tipis dibandingkan daerah lain, seperti pada perang Dunia 2. Hal faktor lain yang menyebabkan banyaknya kematian, adalah banyaknya intensitas dukungan dari kedua belah pihak untuk mengatasi perang ini. Sekian dariku kali ini.

Andy Sutioso
@kak-andy   4 years ago
Haegen, kamu sempat menulis tentang ini nih. Bagaimana pengamatan kamu terhadap perang Rusia dan Ukraina beberapa hari ini?