AES005 Melukis Langit
Ima Rochmawati
Thursday June 9 2022, 3:13 PM
AES005 Melukis Langit

"Neng, semoga tetap tenang seberat apapun pekerjaannya." Doa itu mengalir dari mulut driver ojek yang mengantar dari rumah menuju tempat magang di SMIPA.  Sepanjang perjalanan, Bapak ojek ini mengajak ngobrol terus sampai kemudian dia mendoakan. 

Sebelum masuk gerbang, saya kembali menuju Bapak ojek mengucapkan terima kasih.  Oh tentu saja, Tuhan baiknya keterlaluan saat saya membutuhkan doa itu, tiba-tiba mengalir begitu saja dari Bapak Ojek.    

Di lantai dua SMIPA lorong kelas SD besar, saya lihat rumput hijau, sedikit lihat ke atas langit biru.  Kaki bersentuhan langsung dengan lantai semen berwarna abu-abu.  Menjelang sore, setiap sudut terdengar suara jangkrik, suara anak-anak bermain, denting riang gitar, langkah kaki dan obrolan-obrolan kecil bertumbuhan. 

Sudah 3 mingguan saya ikut proses magang, bersentuhan langsung dengan gaya proses belajar yang berbeda jauh dengan sekolah pada umumnya.  Berinteraksi dengan kakak-kakak (guru) di sini dan karakter anak-anak yang tumbuh dengan pola "ajar" yang bentuknya umpan balik.  

Minggu akhir semester, kakak-kakak aktif mengurus Minggu Ririungan dan mengisi rapot.  Biasanya siang seperti ini merancang rencana untuk kegiatan besok, tapi sekarang kakak-kakak fokus menyelesaikan rapot.

Ririungan banyak kegiatannya, ada Gelar Karya semua jenjang.  Gelar Karya ini ajang menampilkan karya-karya hasil proses belajar teman-teman, ada kegiatan teman-teman bersama orang tua dan hari menggunakan kostum  karakter.  Tidak hanya teman-teman, tapi para kakak-kakak pun menggunakan kostum.

Melihat proses mengisi rapot yang sifat proses pembelajarannya terpadu dan holistik ini tentu jadi kegiatan yang tidak mudah dan tidak sedikit.  

Dari pembekalan yang diberikan Kak Andy dan proses magang yang dijalani jadi cermin proses percobaan atau kegiatan yang akan berlangsung selama "kerja" di sini.   

Karena isi rapot teman-teman tidak hanya angka.   Di sini kakak-kakak mendeskripsikan teman-teman dari banyak sisi:

1. Nurani

2. Nalar

3. Fisik

4. Emosi

5. Kreatifitas

Semua ini dilihat dari bagaimana respons dan karakter teman-teman dalam menjalani  program kegiatan.  Referensi kakak di sini harus terus diasah untuk mendapatkan penilaian yang akurat atau setidaknya mendekati.

Doa driver ojek itu seperti mengalir, bersatu dengan doa suami, keluarga dan sahabat.  Melalui proses magang, mata saya dibukakan pada banyak kegiatan yang menarik dan menstimulasi kreatifitas kakak-kakak.   Setiap kegiatan mengasah banyak sisi manusia itu sendiri.   

Melukis langit memang tidak mudah, tapi setiap orang bisa mengolah bisikan ini untuk menembus langit.   

You May Also Like