AES39 menghitung diskon..
innocentiaine
Sunday August 8 2021, 8:44 PM
AES39 menghitung diskon..

Kemampuan numerasi sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Sejauh ini yang kerap membuat orang merasa enggan dan sulit, sepertinya adalah kemasannya. Pelajaran matematika dengan tingkat kesulitan yang terus bertambah, sementara dasar belum dipastikan fasih dan tidak aplikatif/jarang dikaitkan dengan kebutuhan sehari2.

Banyak cerita pengaruh guru pada suka atau tidaknya seseorang terhadap matematika. Jadi suka, tertarik, tertantang untuk ngulik karena sang guru dapat menjelaskan dengan baik; jelas tahapan, pas tingkat kesulitan dan asik. Ga sekadar menjelaskan secara monolog di papan tulis lalu memberi soal, seperti yang dulu aku alami =D. Jujurnya, baru kembali mempelajari, paham dan mulai menemukan keasikan saat perlu mengajar anak-anak.

Karena sifatnya yang eksak, hanya ada benar / tepat dan salah. Sebenarnya peta kemampuan jauh lebih mudah didapat. Sudah paham atau belum, bisa atau tidak. Ruang antaranya adalah upaya dan ketelitian. Meski rigid secara hasil, waspadanya jangan sampai jadi rigid secara proses berpikir. Kerap terjadi karena rumusan yang sudah baku, cara pikir pun jadi terlalu tertib, kurang fleksibel. Hal ini dimungkinkan lewat pendekatan yang menyenangkan dan kontekstual. Sejak usia dini tak masalah, membariskan mainan, mengurutkan besar kecil, menghitung jumlah kue, membagi pada adik, memasukkan ke dalam toples, menuang air dari botol ke beberapa gelas, memperhatikan dan menghitung jumlah kelopak daun, menganyam, membuat roncean berpola warna atau bentuk, dll. Semuanya memberi bekal untuk kemampuan mengolah / logika. Ketika sudah mulai masuk konsep, penting untuk memastikan pemahaman mantap di satu materi. Karena banyak materi saling berkait dan sinambung. Ketika ada kesulitan di satu materi, terlebih yang dasar, jadi berpengaruh. Agar paham benar, tetap perlu banyak bertemu dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Tidak dibatasi di ruang kelas atau saat belajar. Ada dalam permainan, dalam berkarya, dalam tugas-tugas rumah, dll.

Bagaimana orangtua membangun kepekaan anak terhadap angka atau bilangan, data, logika di keseharian memainkan peran besar pula. Di taki-taki untuk membuka TP ini, orangtua berbagi pengalaman dan strategi yang dilakukan untuk membangun hal ini. Sebut saja bu Lei, (:D ijin ya bu @Lei ) bercerita tentang strategi 'tembak langsung' untuk mengasah ketrampilan hitung si Neng. Asik banget ini. Berdasarkan pengenalan terhadap tahap kemampuan anak dan materi yang dipelajari, ibu selalu mencolek anak untuk menghitung takaran resep, belanjaan, atau.. diskonan! jitu banget memang. Awalnya anak terlihat kesulitan karena baru di tatar tahu. Tapi setelah mantap dan sering ditembak, tentunya jadi semakin lancar.

You May Also Like