Kemarin karena ada badai salju, kampus dan sekolah ditutup, tidak ada kegiatan. Saya bekerja dari rumah hingga tengah hari karena walau kampus ditutup, kantin dan dining center tetap buka. Para mahasiswa yang tinggal di asrama di kampus khan tetap harus makan. Saya juga tetap harus bekerja karena suply bahan baku harus terus masuk jadi yang harus datang hari ini, dipesan kemarin. Itu salah satu tugas saya.
Selesai bekerja karena kelihatan salju sudah mulai reda, saya berpikir harus melakukan sesuatu, terutama karena besok (yaitu hari ini) kegiatan akan kembali normal, saya harus membersihkan mobil dari salju agar besok pagi ketika suhu -23° Celcius saya tidak perlu membersihkan lagi. Akan sangat sulit membersihkan mobil dibawah suhu yang amat sangat dingin sepert itu. Jadi saya memutuskan mulai membersihkannya sore hari.

Saya membawa skop dari rumah dan berjalan ke tempat parkir. Benar saja semua tertutup salju. Karena saya tahu suhu minus belasan derajat, saya sudah bersiap-siap dengan baju rangkap, kupluk dan kaos tangan tebal. Saya mulai membersihkan atap mobil, kap mesin kaca-kaca dan juka membuka jalan di depan mobil membersihkan dari tumpukan salju dengan skop sehingga besok mobil bisa keluar.
Ternyata butuh waktu lumayan lama untk membersihkan itu semua. Ketika selesai tangan saya sudah mati rasa dan terasa sangat nyeri! Ketika sampai di rumah saya sangat kesulitan mengambil kunci dari saku karena sangat kesakitan dan tangan saya susah digerakkan. Dengan susah payah saya membuka pintu, dan langsung membuka kaus tangan begitu sudah di dalam rumah.
Tangan saya amat sangat sakit! Jari-jari saya sangat merah dan saya harus gerak-gerakan agar pembuluh darah yang menyempit karena dingin kembali mulai terbuka dan membuat aliran darah dapat lebih lancar. Ini butuh waktu lumayan lama sementara saya sangat kesakitan. Akhirnya tangan saya ditaruh dibawah kucuran air hangat dari keran. Ini lumayan membantu, mati rasa sudah muali sedikit demi sedikit menghilang tapi rasa sakit yang luar biasa tidak langsung hilang. Ini sangat membuat saya menderita.
Kondisi semacam ini dinamakan Chilblains, itu terjadi karena pembuluh darah membengkak karena ter-ekspose suhu yang sangat dingin dalam kurun waktu lama. Gejalanya di awal tangan atau kaki menjadi merah dan membengkak lalu lama-kelamaan jika tidak segera ditanggulangi akan menjadi biru karena ada darah yang keluar dari pembuluh darah yang pecah.
Kondisi semacam itu bisa ditanggulangi dengan dihangatkan. Jika tidak seberapa memang cukup dimasukkan kedalam kantung baju yang hangat atau ditempelkan pada kulit, bagian tubuh yag hangat. Salah satunya juga yang seperti saya lakukan ditaruh dibawah kucuran air hangat, tapi jangan terlalu panas sebab kulit akan rusak. Jadi cukup air hangat saja, tujuannya agar pembengkakan pembuluh darah itu berkurang dan aliran darah kembali normal. Tentunya ini butuh waktu, dan saya katakan menunggu hingga kembali normal itu sangat amat membuat menderita. Saya sampai teriak-teriak kesakitan.
Jadi ya sekali lagi, salju itu hanya bagus kalau dilihat saja. Seperti di kartu natal khan keren itu. Tapi mengalami sendiri itu tidak seindah yang dibayangkan. Membersihkan halaman rumah, membersihkan kendaraan, dan sebagainya itu sama sekali jauh dari seru hehehe!***