"I have good news, dad!" kata Kano ketika saya membuka pintu masuk rumah sepulang dari pekerjaan.
"Yes? what is it?" tanya Saya.
"I just got an interview with Five Guys." Katanya.
"Really? How did it go?" Tanya saya.
"It's ok." Katanya "I'll hear from them in a few days." Sambungnya.
Five Guys adalah restoran hamburger yang bertebaran di seluruh Amerika. Shaq O'Neal memiliki setidak-tidaknya sekitar 150 restoran itu. Kano pergi bersama beberapa orang teman-temannya siang tadi. Kata ibunya, Kano ingin mencoba mencari pekerjaan agar dia bisa memperoleh sedikit uang agar bisa pergi ke Twitch Con di San Diego beberapa bulan lagi. Saya memang mengatakan kepada Kano bahwa jika dia ingin pergi, saya akan mengijinkan, tapi dia harus membiayai perjalanannya sendiri.
Ini adalah strategi ibunya dan saya agar Kano belajar untuk mengenal dunia secara jauh lebih realistis. Selama ini dia menikmati hidupnya dalam perlindungan orang tua. Segala kebutuhannya disediakan oleh orang tua. Kami sebagai orang tua mulai memikirkan bahwa kini saatnya dia untuk mulai belajar hidup yang lebih mandiri. Salah satuya adalah mencari pengalaman dengan mulai bekerja.
Kano memang belum pernah memiliki pengalaman bekerja seumur hidupnya. Ini adalah pengalaman dia yang pertama, termasuk interview, membuat resume dan sebagainya. Saya sengaja memberi dia keleluasaan, menjaga jarak agar dia merasa nyaman dengan usahanya. Toh tidak ada istilah gagal dalam hal ini, itu menurut saya. Namanya mencari pekerjaan ya kadang kadang berhasil kadang tidak. Saya termasuknya orang yang lumayan beruntung karena selama ini hampir tidak pernah menghadapi kesulitan dalam mencari pekerjaan. Dulu mungkin ketika saya masih bau kencur dan takut-takut apalagi mencari pekerjaan di rantau dengan keterbatasan saya dalam berkomunikasi. Kano tidak ada masalah dalam komunikasi tapi dia belum memiliki pengalaman. Jadi saya akan mengamati saja dari jauh dan selalu siap jika dia membutuhkan bantuan. Sejauh ini dia belum meminta bantuan apa-apa dari saya. Dia mungkin butuh space dan itu yang saya berikan sebanyak mungkin.
"How many places did you apply?" Tanya saya.
"A few." kata Kano sambil menyebutkan beberapa tempat yang sangat dekat dari rumah. Dia bisa jalan kaki dan hanya butuh tidak lebih dari 10 menit untuk ke tempat-tempat yang dia lamar. Memang sejak Pandemi, banyak tempat kerja tersedia. Hampir semua perusahaan membutuhkan pekerja bahkan di kampus tempat saya bekerja. Saya berharap Kano akan bisa mulai bekerja di salah satu tempat yag dia sebutkan tadi karena saya ingin Kano punya pengalaman dan mulai melepaskan diri dari lingkaran nyaman dalam keluarga.
"My full time job is as a parasite!" katanya suatu waktu ketika kami bergurau. Hahaha.. memang tepat sekali. Selama 17 tahun dia hanya nebeng. Segala macam dari tidur, makan hingga semua kebutuhannya kami penuhi. Itu memang kerjaan parasit, bukan?
Saya begitu senang mendengar ceritanya. Katanya dia pergi bersama beberapa temannya tapi yang lain masih takut-takut untuk melamar. Hari ini Kano sendiri yang diinterview walau belum tentu berhasil, tapi buat saya ini sebuah langkah yang sangat baik menuju ke kedewasaan. Saya juga tidak berusaha mendorong-dorong dia untuk memulai, hanya sesekali berkata bahwa jika dia bekerja, dalam 1 hari jika dia dibayar $15 hingga $17/jam maka dia minimal bisa menghasilkan lebih dari $100 per hari jika bekerja sehari 8 jam. Nah dia khan anak pinter, jadi saya biarkan informasi itu dia serap dan berhitung berapa banyak uang yang dia buang percuma selama 2 bulan dia tidak melakukan apa-apa. Sepertinya dia berpikir juga bahwa jika dia mulai bekerja tentu banyak hal yang bisa dia lakukan jika memiliki uang. Nah biar dia mikir, kata saya dalam hati. Hahaha..
Sambil merenung sesudah Kano kembali naik ke atas ke kamarnya, saya mulai berpikir. Mungkin ini merupakan langkah baru, pengalaman baru bagi saya sebagai orang tua. Siapa sangka masa-masa itu akhirnya tiba juga. Ada perasaan aneh ketika saya mulai benar-benar mengendapkan pengalaman dari peristiwa barusan. Jika sungguh-sungguh terjadi, beberapa waktu mendatang parasit gondrong ini akan minimal menghabiskan sepertiga waktunya di luar rumah dan dibayar! Saya tidak perlu memperlakukan dia seperti anak kecil lagi yang terus menerus mengingatkan waktu untuk makan, mandi dan sebagainya dan mungkin saya sudah mulai bisa menarik uang sewa! Hahaha
Foto Credit: moodlehub.ca