AES 459 Just An Observer
joefelus
Thursday August 25 2022, 10:50 AM
AES 459 Just An Observer

Pernahkah menyaksikan kehidupan seseorang dan menaruh harapan yang sangat besar di masa depannya, lalu kemudian timbul sebuah kekecewaan ketika menyaksikan apa yang terjadi kemudian? Masa depan yang ditaruh untuknya yang diharapkan akan begitu cemerlang mengingat kemampuannya yang sangat besar, potensinya yang akan bisa dikembangkan secara luar biasa lalu kemudian yang tampak adalah sebuah ke sia-siaan. Itu fakta yang banyak dijumpai di masyarakat dan saya yakin dialami oleh hampir setiap orang.

Ibaratnya sebuah film, diawal begitu indah dan kita berharap diakhir akan terjadi sebuah akhir yang menakjubkan yang kita harapkan lalu kemudian berakhir dengan sesuatu yang biasa saja lalu kita pulang meninggalkan gedung bisokop dengan sebuah kekecewaan, ada sebuah ganjalan dan pertanyaan besar, "mengapa"? Ini juga fakta dan banyak didapati dalam perjalanan hidup kita.

Everybody has a vision of something they hope to happen. Ya saya juga begitu. Melihat sebuah potensi yang luar biasa, tentu saja saya akan berharap sesuatu yang luar biasa juga yang akan muncul dan dicapai. Tapi namanya hidup, yang diharapkan tidak selalu dapat terwujud.

Tapi satu hal yang saya harus ingat, setiap orang mempunyai kontrol terhadap diri masing-masing. Saya hanyalah sebagai observer, hanya kebetulan sempat berbagi waktu yang sangat terbatas sementara orang lain memiliki kekuasaan sendiri untuk menentukan hidup masing-masing. Orang mencari kebahagiaan dengan cara masing-masing. Pilihan juga ditentukan oleh minat dan keinginan masing-masing.

Jika masih berada dalam lingkungan keluarga mungkin akan lebih mudah untuk berbagi dan ikut membantu, namun jika tidak ada ikatan kekerabatan yang erat mungkin terlalu berlebihan jika membiarkan diri terlibat. Semua ada batasnya dan kita hanya bisa berharap pilihan itu yang terbaik. Ya sayang saja sebetulnya, namun sekali lagi kebahagiaan bisa diperoleh dengan banyak cara dan setiap orang punya pilihan dan pertimbangan masing-masing. Yang kita lihat sebagai pilihan terbaik, belum tentu yang paling cocok dalam pertimbangan orang lain. Tidak ada orang yang sama, semua berbeda dan unik.

Foto Credit: dreamstime.com