Hari ini hari pertama musim dingin. Kata-kata pertama yang saya dengar ketika bangun pagi dan menonton berita di TV adalah Subzero. Di seluruh state of Colorado sejak semalam memang dihadapkan pada kondsi cuaca ekstrim. Sub Zero yang mereka maksud adalah suhu dibawah 0°F atau setara dengan hampir -18°C. Itu kalau 0°F, masalahnya sekarang ini suhunya -16°F yaitu sama dengan -26.6°C. Jadi semua orang diingatkan untuk tidak keluar rumah sebab banyak kejadian orang terkena frostbite dan jika itu terjadi kemungkinan besar anggota tubuh yang terkena harus diamputasi. Salah seorang crew TV bahkan mencontohkan dengan keluar ke halaman dengan membawa pakaian yang agak basah. Beberapa saat dia berada di luar pakaian tersebut langsung beku dan kaku sampai bisa dipatahkan hingga berbunyi krek krek krek! Bayangkan itu jika terjadi pada tubuh manusia.
Sepanjang pagi berita hanya seputar cuaca, seperti misalnya walikota Denver menyiapkan shelter, rumah penampungan, bagi mereka masyarakat yang tinggal di jalanan. Gedung besar disiapkan dengan perlengkapan untuk tidur, kebutuhan dasar dan sebagainya. Di Amerika, gelandangan selalu bertebaran di pusat kota, hampir semua tempat yang saya kunjungi selalu harus bergumul dengan kondisi seperti ini, ratusan orang kemping di halaman dan taman dengan tenda untuk tempat tinggal para homeless. New York, Washington DC, Honolulu, Los Angeles, San Fransisco, Boston, pokoknya hampir di semua kota besar saya selalu menyaksikan pemandangan ini. Orang-orang tidur di tenda, mendorong keranjang belanja penuh dengan "harta" mereka. Kalau menyaksikan di film-film, ya persis begitu kenyataannya. Saya kadang berpikir bagaimana mereka bisa selamat tinggal sebagai gelandangan di negara yang memiliki 4 cuaca semacam ini. Waktu di Hawaii saya tidak terlalu pusing, paling sial mereka kehujanan dan selalu ada tempat berteduh, jika ingin mandi tinggal ke pantai, selalu ada pancuran dengan air yang bersih dan segar bahkan WC umum dan selalu tersedia toilet paper. Gelandangan di sana memang hidup seperti di paradise. Tiduran dan bermalas-malasan sepanjang hari menikmati hangatnya matahari dan pemandangan samudra pasifik. Tapi di Denver atau New York misalnya, dimana mereka mandi dan ke WC? Tidak heran pusat kota seringkali baunya seperti WC umum. Nah dalam kondisi subzero, bagaimana mereka bisa survive? Saya yakin dengan suhu semacam ini dalam 30 menit mereka bisa pergi ke alam lain. Itu alasannya walikota menyiapkan gedung-gedung penampungan darurat. Masalah seperti ini tidak pernah berhasil ditanggulangi. Salah satu wajah perkotaan yang selalu dapat dijumpai di mana-mana.
Pagi ini saya hanya berani mengintip keluar sebentar. Saya melihat lewat jendela meyaksikan semua tempat putih karena tertutup sekitar 10-12cm salju. Iseng-iseng saya buka pintu dan berapa detik kemudian saya tutup karena bisa merasakan udara dingin yang lebih parah dibandingkan walk-in freezer di tempat kerja. Freezer di tempat kerja rata-rata diatur sedingin 0°F atau sekitar -18°C, nah sekarang di luar -16°F dengan real feel -27°F atau setara dengan -26°C dan real feel -33°C. Sama sekali tidak menyenangkan. Menurut informasi dari berita di TV, hari ini adalah hari dengan rekor terdingin ke-4 sepanjang masa. Suhu sedingin ini terakhir terjadi sekitar 32 tahun yang lalu.
Saya sebetulnya ingin keluar membersihkan jalan di depan apartemen seperti biasa saya lakukan agar ketika keluar rumah lebih mudah. Foto di bawah adalah yang saya lkukan tahun lalu seusai badai salju hingga mencapai ketinggian lebih dari selutut. Jika salju dibiarkan berlama-lama nanti akan mengeras lalu menjadi licin jika lapisan es yang solid terbentuk, itu berbahaya sekali. tapi saya tidak berani melakukannya sekarang. Walau semakin siang semakin hangat, tapi tetap masih sub zero, masih di bawah nol, artinya masih minus belasan derajat Celcius. saya tidak mau menyesal kemudian karena terjadi hal yang serius. Barusan diceritakan di TV ada seseorang yang berjalan kaki denga sepatu canvas biasa dan terkena frostbite. Untungnya dia masih tertolong karena sebaika kakinya sudah hitam. Sejak saat itu setiap musim dingin dia mengumpulkan sumbangan pakaian hangat, sepatu dan sebagainya untuk dibagi-bagikan kepada orang yang membutuhkan. Itu kegiatan rutin dia sekarang selama musim dingin sebagi bentuk rasa syukur sudah selamat dari kejadian serius. Memang Indah di luar, tapi dibalik keindahan itu menunggu banyak hal yang berbahaya jika tidak berhati-hati dan kurang informasi.

Hari ini saya akan di rumah saja dan sebentar lagi akan mulai menghias pohon natal saya yang harum sambil minum minuman hangat dan mendengarkan lagu-lagu. Masih sekitar 36 jam lagi masa subzero ini, akan saya manfaatkan dengan kegiatan yang menyenangkan sambil beristirahat.
Gara-gara climate change ini, Pak Jo. Arktik menghangat. Polar vortex.
Yg sampe sekarang masih banyak disangkal politikus partai tertentu amerika 😪
Selamat Natal Jo. Wah ini betul² Natal yg membeku ya. Semoga semua baik² aja. Memang ini bagian dr Climate Change yg makin ekstrim... 😔
Selamat Natal @kak-andy. Untungnya pas hari natal sudah semakin hangat walau masih dibawah Nol. Danau dekat rumah sudah beku dan dipakai bermain ice hokey