AES 625 Aktualisasi Diri
joefelus
Wednesday February 8 2023, 12:09 AM
AES 625 Aktualisasi Diri

Dr. Abraham Maslow kurang lebih mengatakan begini:"Seorang musisi harus menciptakan musik, seniman harus melukis, pujangga harus menulis, jika mereka ingin berdamai dengan diri sendiri. Apa yang seseorang cita-citakan, dia harus dapat mewujudkannya. Kebutuhan ini disebut aktualisasi diri. "

Masih teringat film tentang Albert Einstein yang baru saja saya tonton. Yang ini bukan tentang sang profesor genius, tapi tentang istrinya Mileva. Istri Albert Einstein juga seorang scientist. Mereka dulu kuliah bareng dan bertemu di universitas yang kemudian menjadi suami istri. Mileva begitu depresi karena sebagai seorang scientist, beliau terjebak sebagai seorang ibu rumah tangga yang harus mengurusi anak-anaknya. Saya melihat ini sebagai sebuah contoh kegagalan dalam beraktualisasi diri. Hasratnya sebagai ilmuwan tidak tersalurkan sehingga kebutuhannya tidak terpenuhi. Jika panggilannya sebagai ilmuwan tapi kemudian perannya tidak sesuai dengan panggilan, maka ada konflik yang terjadi dalam hidupnya.

Yang saya nilai penting dalam aktualisasi diri adalah kemampuan untuk menimbang dan menilai situasi secara benar dan jujur. Kita juga harus mampu menerima kondisi manusia dan lingkungannya dengan segala kekurangannya. Kondisi tersebut harus bisa kita terima dalam bentuk toleransi yang tinggi dan juga adaptif. Jika kita tidak mampu menerima dan mencerna itu, maka akan terjadi kesenjangan lalu berakhir dengan rasa tidak puas dan jika semakin parah maka menjadi depresi.

Saya tidak mengerti psikologi, tapi saya pernah mengalami masa dimana peran saya terjun bebas hingga butuh toleransi dan adaptasi yang sangat luar biasa. Pada masa tertentu saya diberi kesempatan untuk menjadi seseorang yang sukses hingga mampu menjadi tulang punggung keluarga dalam semua aspek keseharian. Kembali ke Indonesia, saya langsung menjadi pengangguran dan memilih menjadi 100% stay home dad. Dari seseorang yang berada dalam posisi tertinggi tiba-tiba tidak memiliki penghasilan. Ini jadi problem yang sangat besar.

Relasi antara Mileva dan Albert tidak pernah kembali seperti semula. Mileva semakin tertekan karena hasratnya sebagai ilmuwan terbengkalai, tidak bisa mengaktualisasikan dirinya lalu relasi mereka semakin renggang dan Albert semakin menjauh mengubur dirinya dalam pekerjaan.

Ketidakmampuan mengatualisasi diri akan mempengaruhi self esteem. Self esteem sangat erat kaitannya dengan harga diri, bahwa kita memiliki nilai, berharga, dan membuat kita merasa "senang" dan bangga pada diri sendiri karena memiliki peran dan menjadi seseorang yang berguna dan berarti. Bayangkan sebuah perasaan ketika orang lain melihat kita sebagai seorang yang tidak penting. Saya pergi ke kecamatan minta surat "tidak bekerja" dan "tidak memiliki penghasilan". Sampai di kecamatan petugas yang melayani saya terlihat enggan memberikan surat, bahkan menasihati saya untuk berusaha lebih keras mencari pekerjaan dan berusaha menjadi tulang punggung keluarga. "Jangan begitu, dong Pak! Bapak khan laki-laki, harusnya jadi kepala rumah tangga!" Hahahaha.. Tidak hanya itu, saya bahkan dikasihani oleh para ibu-ibu ketika menunggu Kano di sekolah. Ketika itu malah belum masuk TK. Mungkin ibu-ibu itu menganggap saya sebagai suami yang gagal hahahaha.. Tidak tahu khan mereka bahwa stay home dad is a choice? Ya, itu adalah pilihan, bukan karena dipaksa atau terpaksa. Saya melihat peran ayah sangat penting dan saya lebih rela menjadi ayah daripada seorang nanny yang menjadi orang tua anak saya! Lihat saja sekarang, saya bisa dengan bangga menyaksikan Kano yang tubuh dan berkembang sebagai seorang pemuda yang menakjubkan!


System keluarga jaman sekarang sudah berubah, tidak sama lagi dengan sistem keluarga tradisional jaman orang tua saya. Jaman itu ayah sebagai tulang punggung dan ibu di rumah. Jaman sekarang relasi dalam keluarga lebih condong melihat masing-masing secara setara, equal. Ayah dan ibu memiliki peran yang sama, dua-duanya bisa menjadi tulang punggung keluarga, dua-duanya menjadi care takers, batasan dalam hal peran juga fleksibel. Yang penting kedua belah pihak nyaman, saling respek, saling mendukung, dan harmonis. Nah ini yang oleh lingkungan dimana saya hidup dianggap aneh. Ibu-ibu di warung ibu Ipah kadang sedikit "menggoda". "Loh kok oom yang beli kangkung. Ibunya kemana?" Saya dianggap mahluk aneh yang menyalahi kodrat! hahaha..

Keluarga yang sehat adalah keluarga dimana angotanya nyaman dalam mengatur peran. Jika semua saling menghormati dan mendukung tanpa kaku dalam batasan peran sepertinya tidak jadi masalah. Buktinya keluarga saya jalan dengan baik walau kalau dibandingkan dengan keluarga tradisional termasuknya aneh. Lebih lagi sekarang, saya sebagai pencari nafkah dan juga "pemilik" dapur hahahaha.. Loh kalau saya nyaman dengan peran saya dan dapat mengaktualisasi diri dengan baik dan merasa memiliki self worth yang baik, kenapa tidak? Itu adalah salah satu bentuk aktualisasi diri. What works for other people doesn't mean it will work for me, and vise versa!

Masyarakat sangat judmental! Itu saya akui. Untuk dapat mendobrak dan memaklumi benturan dengan lingkungan tidak selalu mudah. Merasa dikasihani bukan perasaan yang menyenangkan bahkan sesudah saya katakan bahwa saya tidak perlu dikasihani. I am happy with what I am, tampaknya tidak mudah dicerna orang lain begitu saja. Saya sejak Kano bayi biasa memberi makan di publik. Orang-orang di sini tidak peduli bahkan saya bisa jual pesona di supermarket karena seperti kangguru menggendong bayi di dada dan menjadi daya tarik dari oma-oma hingga anak kecil hahaha.. (mau bilang ibu-ibu muda takut dikira cunihin huahahaha) Di tanah air mungkin belum banyak yang begitu karena mungkin saja bapak-bapak gengsi melakukan itu, atau mungkin karena jasa nanny sangat terjangkau. Dalam hati saya sering ingin berkata," Jadi stay home dad itu seru, tau!" Ini merupakan bentuk aktualisasi diri yang saya alami yang paling luar biasa dan lebih membanggakan dibandingkan menjadi general manager yang harus ngurusi anak buah yang sering kali amburadul! hahahahaha

Foto credit: pinterest.com

innocentiaine
@innocentiaine   3 years ago
keren pak.. pilihan yang ga populer tapi sangat penting
joefelus
@joefelus   3 years ago
Kalau diulang juga saya tetap bersedia, kak. Menyenangkan sekali kok :)
innocentiaine
@innocentiaine   3 years ago
wah.. ini bedanya yang dilakukan dengan hati.. :)
You May Also Like