Ingat lagunya Bob Marley? Jika anda belum tahu, saya kutip bait yang pertama:
"Don't worry about a thing,
'Cause every little thing gonna be all right.
Singin': "Don't worry about a thing,
'Cause every little thing gonna be all right!"
Malam ini sambil menunggu waktu untuk pergi menjemput Kano, saya mulai merenungkan apa yang akan saya tulis hari ini. Terus terang hingga beberapa saat yang lalu saya belum tahu apa yang akan ditulis. Tiba-tiba lagu Bob Marley terngiang-ngiang di dalam benak. Langsung ingat seorang anak kecil yang menyanyikan lagu ini dengan manis sambil tersenyum, seorang anak laki-laki. Sambil mengingat anak itu bernyanyi, saya langsung merasa diingatkan bahwa selama ini saya benyak terjebak dengan perasaan takut dan khawatir.
Hidup memang penuh dengan dinamika. Ada yang mengatakan hidup itu seperti sungai yang mengalir dari gunung. Kadang kala hidup kita seperti sedang diterjang arus yang sangat deras, sama sekali tidak ada ketenangan, yang kita rasakan adalah bergerak sangat cepat membentur segala sesuatu yang menghalangi, lalu ada kalanya juga kita harus terjun bebas ke bawah, melewati berbagai batu-batu. Tidak jarang juga kita terjebak di dalam sebuah relung, tidak dapat bergerak dan semuanya serba lamban, stagnan dan tidak ada kemajuan sama sekali. Dan tidak jarang juga kita dapat mengalir dengan lancar dan penuh kedamaian.
Sekarang Bayangkan bagaimana perasaan kita ketika menghadapi situasi-situasi dalam hidup yang digambarkan seperti sungai tadi. Merupakan hal yang wajar bila kita khawatir dan takut, bukan? Dan hal semacam itu sering kita lakukan. Karena apa? karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi kemudian, karena kita tidak bisa melihat di depan kita dengan jelas dan gamblang. Tapi kita juga tahu bahwa rasa khawatir, rasa takut adalah rambu-rambu yang membuat kita selalu berhati-hati, jadi memang ada baiknya juga. Hanya saja, banyak ketakutan dan kekhawatiran yang kita miliki tidak berdasar dan sebenarnya tidak perlu! Itu saya sadari ketika menghadapi berbagai kekhawatiran belakangan ini.
Mungkin memang sebaiknya kita sedikit harus lebih rileks dalam hidup ini. Seperti misalnya jika kita tertinggal bus kota, ya sudah. Itu kondisi yang harus diterima dan kita akan datang ke kantor terlambat dan menerima risikonya. Jika jalanan macet karena tiba-tiba ada kecelakaan, ya terima saja serta berusaha mencari jalan putar, terlambat sedikit tidak apa-apa, daripada kita terus menerus ngomel dan menyalahkan kondisi yang sedang kita hadapi lalu akhirnya sepanjang hari menjadi tidak menyenangkan karena hari kita dimulai dengan hal-hal yang tidak kita harapkan lalu kita bereaksi negatf yang kemudian merusak mood kita sepanjang hari.
Mengatakan itu memang mudah. Kita butuh berlatih. Menghadapi kemacetan lalu lintas setiap hari memang tidak menyenangkan. Kita tidak dapat mengharapkan orang lain untuk berubah, justru sebaiknya kita mengubah sikap kita dalam menghadapinya. Nah itu semua butuh latihan.
Satu hal yang selalu harus kita ingat ketika sedang menghadapi banyak peristiwa yang tidak menyenangkan, menghadapi banyak rintangan hidup, yaitu bahwa segala sesuatu akan baik pada saatnya. Jika saat ini belum, mungkin besok, mungkin beberapa hari lagi mungkin minggu depan. Dalam kasus saya, ternyata butuh beberapa bulan hahaha.. Ya pada akhirnya seperti lagu Bob Marley, every little thing gonna be all right!
Rise up this mornin',
Smiled with the risin' sun,
Three little birds
Pitch by my doorstep
Singin' sweet songs
Of melodies pure and true,
Sayin', ("This is my message to you-ou-ou:")
Singin': "Don't worry 'bout a thing,
'Cause every little thing gonna be all right."
Singin': "Don't worry (don't worry) 'bout a thing,
'Cause every little thing gonna be all right!"
Foto credit: tenor.com