AES 1099 Eksistensi
joefelus
Wednesday May 29 2024, 10:47 AM
AES 1099 Eksistensi

Hidup itu menurut saya sangat menarik, sangat lucu dan sarat dengan berbagai hal yang membuat hidup begitu berarti. Lucu, saya katakan begitu, karena jika diperhatikan baik-baik, perubahan itu begitu cepat. Pada satu saat masih merangkak dan menghisap jempol kaki serta hanya mampu menangis dan meronta-ronta, dalam sekejap tiba-tiba sudah menjadi sosok yang bertanggung jawab, tidak segan-segan membantah bahkan mengajari orang tuanya sesuatu yang baru yang tidak pernah disangka-sangka.

Saya sering bertanya-tanya, jika kehidupan ini tidak pernah ada, maka dimanakan eksistensi saya? Mungkin ini pertanyaan yang absurd, tapi apakah kita pernah mempertanyakan eksistensi kita sendiri? Jika saat ini tidak pernah terjadi, apa adanya saya? Jika perjalanan yang sudah saya telusuri ini tidak pernah terjadi, ada di mana saya saat ini? Dan banyak pertanyaan-pertanyaan lain yang tidak pernah mampu dijawab. Jangankan mempertanyakan tujuan dari kehidupan, pempertanyakan eksistensi saja tidak pernah dapat dijawab dengan baik.

Kita memperoleh kehidupan bagaikan sesuatu yang take it for granted, ya sungguh saya merasa bawa hidup yang saya jalani ini tersedia begitu saja. Tanpa awal ini, saya tidak akan pernah ada, eksistensi saya tidak ada. Mungkin di situ kuncinya. Bukan mempertanyakan mengapa saya ada, tapi kita harus melihat untuk apa saya ada.

Kita hanya sebulir kecil dari semesta. Hanya setitik debu, katanya. Tapi jika kita benar-benar terpaku pada pendapat itu, nilai dari kehidupan kita seolah-olah sangat kecil dan tidak berarti. Ini menurut saya merupakan pola pikir yang salah. Jadi sampai di sini saya sekali lagi berpendapat bahwa bukan mempertanyakan eksistensi, bukan mempertanyakan alasan mengapa saya ada, justru yang saya butuhkan sebenarnya adalah mempertahankan dan mengembangkan nilai dari kehidupan yang saya miliki ini agar eksistensi ini memiliki arti, karena eksistensi itu merupakan bagian dari misteri semesta yang kemungkinan besar hingga akhir saya tidak akan pernah dapat menjawabnya.

Foto credit: dailypioneer.com

You May Also Like