" Jo, I will miss you a lot. Both as an associate and as a person. I hope that we can get a few games of ping pong in before you leave us! You will be missed by many"
Itu sebagian dari balasan email pengunduruan diri saya. Ada dari direktur dan ada yang dari associate direktur. Ada yang dibalas dengan email yang sangat resmi, tapi juga seperti di atas, ada yang begitu santai. Saya tidak mempermasalahkan apapun, dan saya tulis sekarang karena hanya sekedar ingin mengabadikan banyak pengalaman sebelum saya melupakannya.
Saya tidak terlalu jago bermain ping pong, tapi cukup mampu bersaing dengan rekan-rekan kerja. Ping pong memang bukan permainan yang asing buat saya. Sejak kecil permaianan ini disamping badminton dan bola basket, saya sering memainkannya, bahkan sempat lumayan bagus.
Di tempat kerja memang ada beberapa meja pingpong di berbagai gedung. Entah siapa yang memulai, yang saya ketahui rekan-rekan kerja di sebelah utara kampus memulai terlebih dahulu. Kami yang kantornya di selatan mulai ikut-ikutan. Mulai dengan paddle yang sederhana, hingga akhirnya kami mulai menggunakan yang profesional yang harganya lumayan mahal. Bola yang bintang satu hingga bintang 3, berlatih yang mulai dengan sekali seminggu hingga berkali-kali bahkan ke ruangan khusus di gym. Permainan ping pong ini menjadi semakin seru karena seolah-olah kelompok utara bersaing dengan kelompok selatan walau kelompok selatan kebanyakan masih pemula lalu lama kelamaan menjadi semakin baik. Saya yang kebetulan mengetahui permaianan ini lebih banyak dan pengalaman bermain lebih lama, berusaha mengajari teman-teman agar nantinya dapat lebih bersaing dengan teman-teman di utara. Mungkin itu sebabnya salah seorang associate director membalas email saya sambil mengajak bermain pingpong.
Sangat disayangkan kebiasaan bermain ping pong ini baru dimulai di awal tahun ini. Mungkin seandainya sejak dulu-dulu saya akan bisa jauh lebih seru menikmatinya. Tapi walau begitu saya mempunyai banyak kenangan bermain dengan teman-teman. Mereka sangat berkembang dari mulai bermain seadanya sekarang sudah mulai memiliki trik pukulan bahkan curve balls, jadi tidak lagi bermain dengan asal mengembalikan bola. Serve juga mulai bervariasi, dari hanya memukul bola ke daerah lawan hingga mulai memainkan berbagai gereakan sehingga bola menjadi sulit dikembalikan karena melintir. Perkembanan yang sangat baik.
Saya akan bekerja kurang dari 4 minggu lagi, total sekitar 20 hari, atau 160 jam. Minggu-minggu terakhir ini kemungkinan akan menarik sebab orang-orang mulai mengetahui bahwa saya akan meninggalkan pekerjaan. Mungkin akan ada beberapa acara perpisahan walau saya sebetulnya benci dengan perpisahan. Tapi saya menghargai usaha mereka karena itu merupakan semacam ungkapan bahwa kehadiran saya selama sekian tahun cukup berarti bagi mereka.
Foto credit: brainandmemoryhealth.com