AES 1158 Pesta Ulang Tahun
joefelus
Saturday July 27 2024, 12:00 AM
AES 1158   Pesta Ulang Tahun

Hari ini salah seorang teman baik saya berulang tahun, selain itu juga salah satu teman saya yang lain pindah kantor. Lalu saya juga tinggal 1 minggu lagi bekerja sebelum resign, jadi hari ini kami akan berpesta untuk semua itu, yaitu pesta ulang tahun dan pesta perpisahan.

Pagi-pagi mas Aris sudah sibuk di dapur, dia akan membuat kue lumpur, sebentar lagi saya akan ikut bergabung membantu membuat wingko babat, kue bandros dan martabak telur. Walau sebetulnya hari ini kami akan berpesta seafood, tapi ciri khas Indonesia tidak akan pernah ditinggalkan, oleh sebab itu kami akan menyiapkan kudapan ala Indonesia yaitu yang akan kami buat pagi ini.

Seafood apa yang akan kami siapkan? Kami akan berpesta seafood ala Selatan, ala Cajun! Hari Kamis yang lalu kami sudah pergi ke Asian supermarket. Di sana kami menemukan kepiting hidup, yang kami pilih adalah blue crabs, lalu juga clams, udang, dan crawfish. Nah crawfish ini bukan sejenis ikan loh, tapi kalau dilihat bentuknya seperti udang tapi dengan cangkang yang tebal. Udang, clams, kepiting biru dan crawfish ini akan saya masak dengan rempah-rempah seperti paprika bubuk bawang putih, bubuk cayenne pepper, old bays, cajun seasoning dan sebagainya lalu ditambah jagung dan kentang. Makanan ini seringkali disajikan dengan ditumpahkan di atas meja lalu semua orang makan bersama-sama. Bayangkan saja makan makanan yang ditaruh d atas daun pisang lalu sama-sama menikmatinya, nah tapi ini yang dinikmati adalah hidangan laut.

Saya juga akan menyiapkan tiram. Tiram-tiram ini akan saya buka cangkangnya sebelah lalu akan saya panggang di atas grill dan diberi mentega dengan rempah-rempah, parsley cincang, tepung roti dan juga keju parmesan. sesudah matang nanti akan saya taruh di atas bantalan roti yang akan saya taruh di pinggan. Nah bayangannya cairan dan saos yang meleleh dari tiram-tiram itu lalu tertampung roti. Hmmm.. muda-mudahan semuanya akan berhasil sesuai dengan yang diharapkan.

Ini pesta untuk orang-orang dewasa sehingga disamping masak, saya juga akan menjadi bartender. Kami mempunyai koleksi minuman yang lengkap seperti halnya bar komersial hahaha.. Kami memiliki semua yang dibutuhkan untuk mencampur berbagai minuman.

Kemarin juga saya pergi ke pesta kecil. Beberapa orang profesor yang membimbing Nina selama mengerjakan disertasi mengundang kami untuk merayakan sekaligus perpisahan karena kemungkinan besar hingga saat kami pulang nanti kami tidak akan bertemu lagi. Saya memutuskan membawa charcuterie board dan sebotol wine. Charcuterie yang saya bawa berisi 4 macam keju yaitu mustard seed cheddar, blueberry chevre, soft gouda, dan brie. Di samping keju ada potongan daging olahan yang disiris sangat tipis seperti salami, lalu ada brownies, buah-buahan seperti anggur, peach, buah cherry serta kacang-kacangan.

Saya sudah mengalami datang ke berbagai pesta, tapi jarang ke pesta boltram yang diadakan oleh orang bule. Biasanya memang diundang makan malam misalnya dan mereka menyiapkan makanan, kali ini potluck dan menurut saya kali ini menarik sebab tuan rumah hanya menyediakan cookies. Tamu yang lain ada yang hadir membawa sayuran mentah seperti potongan celery, wortel, kembang kol dan brokoli didampingi dengan ranch dressing. Teman yang lain hanya membawa potongan buah-buahan dan lemonade. Nah sepertinya Nina dan saya yang agak "berlebihan" karena membawa makanan mewah. Tapi saya merasa sangat appropriate karena itu sebagai ungjkapan rasa terimakasih kami berdua telah dibimbing oleh mereka sehingga Nina berhasil meraih gelar doktornya.

"Aku kok ngerasa kalau pesta orang-orang Indonesia selalu jor-joran, ya" Kata saya di mobil dalam perjalanan pulang.

"Ya beda lah, Jo." Kata Nina.

"Kalo aku ya engga akan ngadain pesta tapi cuma nyiapin cookies, doang." Kata saya.

"Setiap orang khan engga sama." Kata Nina

Memang betul seperti Nina, setiap orang berbeda. Kami orang Indonesia yang di rantau juga berbeda. Setiap ada kesempatan kami selalu senang berkumpul dan makan. Itu saya alami di mana-mana bahkan dulu di Hawaii. Ketika perayaan Lebaran, tidak pandang bulu siapa atau beragama apa, kami semua berkumpul, demikian juga Natal misalnya. Justru kami di rantau jauh lebih rukun daripada ketika di tanah air.

Eniwei, ini pesta yang akan seru walau jumlah orang yang akan datang tidak sebanyak biasanya.

Foto credit: coopcancook.com

You May Also Like