AES 1268 Ingin Yang Seimbang
joefelus
Monday December 9 2024, 8:10 PM
AES 1268 Ingin Yang Seimbang

Hidup yang penuh dengan kebahagiaan katanya dipenuhi dengan kesenangan (pleasure), stabilitas, kenyamanan, keamanan dan emosi yang positif. Aristoteles mengatakan bahwa ada 2 cara yang bisa dipilih manusia dalam menjalani hidupnya yaitu dengan mengejar kesenangan atau kenikmatan (hedonic) dan meaning (eudaemonic).

Selama ini saya mempunyai pandangan negatif terhadap kaum hedonis. Mungkin karena saya tidak pernah secara sadar menyelami kehidupan mereka. Yang terlihat biasanya hanya bagian luarnya saja, seperti berpesta pora, dan melakukan kegiatan yang biasanya dianggap buruk di mata orang umum. Maklumlah sebab katanya kaum hedonis menempatkan kenikmatan dan kesenangan di atas segala-galanya. Tapi apakah itu betul atau tidak saya tidak tahu, dan saya bukan orang yang tepat untuk menghakimi mereka.

Siapa sih yang tidak suka akan kesenangan. Saya yakin setiap orang ingin hidup senang, tapi itu bukan satu-satunya tujuan hidup. Saya lebih memilih kehidupan yang seimbang. Kenapa begitu? Sebab saya lebih suka hidup yang dinamis dan variatif. Contohnya nasi Padang. Itu makanan yang saya taruh diurutan tertinggi. Tapi apakah akan sama nikmatnya jika saya makan itu setiap hari? Mungkin untuk sementara waktu begitu, tapi lama kelamaan saya menginginkan hal yang lain. Sesekali saya ingin sayur asam atau lodeh. Kenikmatan jika dialami sepanjang waktu tidak menjadi spesial lagi. Justru di situ letaknya. Kesenangan hadir dalam hidup karena kita mengenal kesedihan! Tanpa kesedihan kita tidak pernah mengerti arti kebahagiaan, dan sebaliknya kita tidak dapat menyelami kesedihan jika tidak pernah bahagia.

Kalau menilik secara sederhana apa yang dikatakan oleh Aristoteles bahwa manusia menjalani hidup untuk mengejar kesenangan dan makna, maka menurut saya yang awam kalau bicara mengenai filsafat, jika meraih dua-duanya, maka hidup kita akan penuh. Kesenangan saja tanpa makna, tidak ada gunanya, sementara hidup kita bermakna tapi tanpa ada kesenangan, maka akan menjadi hidup macam apa? Saya memilih yang seimbang. Hidup yang diwarnai kesenangan yang cukup serta bermakna.

Foto credit: bodyshopbusiness.com