AES 139 Connecting The Dots (3)
joefelus
Saturday October 9 2021, 9:34 PM
AES 139 Connecting The Dots (3)

Merenung mengenai menghubungkan pengalaman-pengalaman masa lalu yang akhirnya menjadikan saya seperti saya sekarang ini ternyata tidak semudah yang saya pikirkan sebelumnya. Menghubungkannya sih sebetulnya mudah karena saya bisa melihat benang merah mengapa pada masa tertentu saya mengalami kondisi itu lalu melahirkan pengalaman berikutnya. 

Sebuah "kegagalan" misalnya justru merupakan sebuah peristiwa terhebat dalam suatu khidupan karena justru itu adalah titik awal dari sebuah keberhasilan! Jadi kalau ada pribahasa yang mengatakan bahwa jika sebuah pintu tertutup maka akan ada pintu lain yang terbuka. Nah itu betul adanya. Kuncinya hanya satu, kita tidak boleh berhenti mencari! Seringkali karena kita sangat terpaku pada kekecewaan sehinga kita lupa bahwa hidup itu terus bergerak dan banyak momen yang justru terlewat karena kita begitu terbelenggu dalam situasi mengasihani diri sendiri dan tidak mampu melihat banyak potensi yang bisa kita manfaatkan untuk move on dan bahkan tidak mampu melihat bahwa sebetulnya kita hanya tinggal satu langkah lagi untuk berhasil.

Benar sekali kalau ada orang lain bilang begini, "Jo, kalau ngomong sih gampang, coba ngalami sendiri. Napas aja susah, mau makan besok bisa atau engga masih belum tahu,  buat apa berfilsafat!" Saya setuju sekali, tapi ada satu hal yang saya ingin tekankan: "attitude" dalam menjalaninya! Ini kunci dari keberhasilan yang saya ingin tampilkan. Saya tidak malu menceritakan bahwa ada saat dimana saya pernah tidur selama berbulan-bulan di atas para rumah orang. Ini dialek bahasa jawa kampung yang sebetulnya artinya attic, sebuah ruangan diatas langit-langit rumah untuk menyimpan barang, semacam gudang, begitulah. Entah pada saat itu saya kemasukan setan apa, tapi kok ya semangat saja menjalaninya, Padahal kalau dipikir-pikir saya waktu itu masih ingusan, baru 20 tahun di masa kuliah. Justru itu menjadi semangat bagi saya untuk bisa mandiri dan berusaha agar bisa kost yang nggenah. Tidur dengan tikus berseliweran tiap malam, dengan berbekal kasur tipis seharga 15 ribu rupiah dan 2 doos besar berisi pakaan dan buku, adalah sebuah titik dalam kehidupan saya yang memicu bahwa sikap yang positif dalam menjalani kehidupan mengarah pada titik selanjutnya yang membuka harapan yang baru dalam menuju keberhasilan.

Merenung lagi ah...