AES134 Air dan Kehidupan
Andy Sutioso
Saturday September 25 2021, 10:10 PM
AES134 Air dan Kehidupan

Ada beberapa esai yang saya sempat tuliskan terkait air. Yang terakhir saya tuliskan adalah Belajar dari Air, sebelumnya, dalam tulisan lainnya, saya mengupas tentang lima elemen pembentuk kehidupan. Air, tentunya adalah salah satunya. 

Air adalah sesuatu yang sangat biasa, sekaligus juga sesuatu yang sangat luar biasa. Air adalah sumber kehidupan. Kehidupan hanya bisa berlangsung saat ada air. Air menutupi kurang lebih 70% permukaan bumi, sebagaimana air juga merupakan 70% dari tubuh manusia. Kebetulan? Bisa jadi, bisa juga tidak. Sepanjang saya cari tahu, saya belum menemukan jawabannya. Selama ini kita di sekolah hanya belajar sedikit sekali fakta-fakta tentang air. Rumus kimianya kita tahu, empat wujud air kita juga tahu, juga tentang bagaimana air bisa berubah dari satu wujud air ke wujud lainnya. Di luar itu tidak banyak hal lain yang kita pahami tentang air. 

Walaupun demikian, perkembangan sains modern semakin membuka misteri keajaiban air, zat yang paling dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Salah satunya adalah bagaimana air sudah terbukti mampu menyimpan memori. Salah satu tokoh yang paling awal (setidaknya sepengetahuan saya) membuktikan soal ini adalah Dr. Masaru Emoto. Temuannya memang menakjubkan. Salah satunya filemnya saya tempatkan di bawah ini. Sejak itu, riset mengenai ini mulai banyak dilakukan di banyak tempat. Salah satuyang saya baca adalah pengembangan teknologi terkini yang sedang berupaya membuat memori komputer berbahan dasar air. Luar biasa. 

Beberapa video yang saya lihat dari Sadhguru juga menjelaskan hal yang sama. Nah ini yang menjadi super menarik karena sains barat dan kearifan timur bicara tentang hal yang sama. Sejak lebih memahami tentang ini, saya lebih berhati-hati dan menaruh perhatian saat ingin mengkonsumsi air. Pada dasarnya, air, dalam waktu singkat dapat membaca vibrasi tubuh kita. Karena itu penting untuk memberikan waktu untuk kita memberikan intensi positif agar molekul-molekul air bisa lebih selaras dengan vibrasi / getaran tubuh kita sebelum mengonsumsi air tersebut. Sadhguru bilang hal ini akan berdampak signifikan terhadap kesehatan badan kita. Hanya karena kita menyempatkan diri agar air yang akan kita minum 'membaca' enerji tubuh kita. Masuk akal atau tidak buat saya tidak terlalu penting, tapi saya mencoba menerapkan saran tersebut - sudah sejak beberapa waktu lamanya. Setiap pagi, saya membawa tumbler saya saat melakukan waktu hening setiap pagi. Sebelum saya meminumnya, saya memberikan intensi positif terhadap air tersebut. 

Jadi ini satu hal lagi yang bisa diceritakan tentang air. Buat yang membaca tulisan ini, selamat mencoba. TIdak ada ruginya kan ya? Sampai jumpa di tulisan berikutnya. Salam. 

Photo by Manki Kim on Unsplash