AES047 Semi Palar, Catatan Penutup Tahun ke 16
Andy Sutioso
Wednesday June 30 2021, 5:04 PM
AES047 Semi Palar, Catatan Penutup Tahun ke 16

[repost dari Ning]

Sore tadi menutup seluruh rangkaian proses pembelajaran di Tahun ke 16 ini dengan penuh rasa syukur. Satu tahun pembelajaran dalam masa pandemi telah berhasil dilewati melalui segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh tim Smipa. 

Hari ini, dari jenjang ke jenjang evaluasi dilakukan, mencatatkan poin2 perbaikan untuk tahun mendatang. Kemarin penutupan dilakukan bersama kakak2. Sore ini, sebelum Musik Sore dimulai, saya kumpul bersama tim LingKung. Bersama kak Lyn dan kak Ine yang sudah menggulirkan 16 tahun perjalanan Rumah Belajar Semi Palar. Di tahun ini, kami dibantu kak Wiwit dan kak Anzell. Memimpin tim TK ada kak Tesa, di SD Kecil ada kak Novi bersama kak Diki memimpin SD Besar. Kak MJ menahkodai jenjang SMP dan kak Leo mengawal jenjang KPB. 

Tahun ini bagi saya tahun istimewa bagi Semi Palar. Di TP ke 16 ini, jenjang SD meluluskan 16 muridnya, begitu juga dengan jenjang SMP, ada 16 orang murid yang menuntaskan jenjang SMP. Saat saya, kak Ine dan kak Lyn memulai Semi Palar, anak-anak kamilah yang jadi motivasi, jadi pendorong terbesar untuk mewujudkan Semi Palar. Beberapa tahun lalu, Rico dan Gio sudah lebih dulu menuntaskan pembelajaran mereka. Di tahun ini, Toby yang menuntaskan pembelajarannya di KPB. Tapi di tahun mendatang akan bergabung Ayra, putrinya kak Novi, Naynay putrinya kak Mpit dan Gia, putrinya kak Ana. Selama 16 tahun perjalanan, orang-orangnya datang dan pergi, tapi kepingan puzzlenya tetap menjadi bagian dari perjalanan Rumah Belajar Semi Palar.  

LingKung TP16 2.jpegSaya semakin meyakini, bahwa dari tahun ke tahun, individu yang hadir di Semi Palar adalah orang-orang yang tepat. Kita meyakini bahwa yang menuntun kita semua untuk berkumpul bersama di Semi Palar. Anak-anak, kakak-kakak, orangtua... sebagai kepingan puzzle, semua hadir untuk saling melengkapi, menemukan tempatnya dalam gambar besar Semi Palar. Kalau ada yang tidak nyaman atau kurang pas, itu adalah bagian dari kekurangan atau keterbatasan kita sebagai manusia dalam menempatkan diri atau menemukan koneksi satu sama lain.    

Dalam catatan evaluasinya, kak Diki menuliskan kata-kata ini. Saya ingin mengutip kata-kata kak sebagai berikut : 

Hatur nuhun kak Andy, kak Lyn, dan kak Ine yang terus berusaha menghidupkan ruang baik ini bertahun2 meskipun dengan jalan masing2. Ratusan keluarga menaruh harapan dan meyakini apa yang ditumbuhkan dalam ruang ini begitu indah, dari mulai orangtua, kakak2, dan tim mujaer. Saya tidak terbayang apabila ruang ini bertumbuh semakin besar serta spiritnya hidup diantara individu2 di dalamnya di tengah2 masyarakat, pasti sangat luar biasa. Insya Allah semua ini akan jadi keberkahan dan juga catatan kebaikan yang terus mengalir selama spiritnya masih dihidupkan oleh siapa pun yang terlibat di dalamnya.

Waktu mengawali Semi Palar, jauh dari pemikiran saya bahwa kita akan sampai di titik ini. Seperti yang dikatakan kak Diki, tidak ada niatan lain selain tujuan kebaikan yang selalu ditanamkan di sini, di Rumah Belajar ini. 

Hari ini, TP16 kami tutup dengan berbagi rasa di antara tim Lingkung. Berbagi rasa, karena berbagi pikiran sudah selesai kami lakukan di berbagai sesi di rangkaian evaluasi kami. Foto di atas ini saya pilihkan dari berbagai ekspresi yang sempat muncul tadi sore. Mudah2an menggambarkan semangat kami untuk TP mendatang. Tentunya saya mohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan saya dan tim Smipa selama perjalanan di tahun ini. Terima kasih atas segala proses dan kebersamaannya.  

Photo by Mel Poole on Unsplash