AES811 Seusai Rapotan
Andy Sutioso
Saturday June 21 2025, 8:49 AM
AES811 Seusai Rapotan

Rapotan Semester 2 TP 20. Berarti ini jadi siklus ke 40 bagi Rumah Belajar Semi Palar membagikan Buku Cahaya Bintangku. Proses yang selalu menantang dan tidak pernah mudah. Menuntut segenap tim Smipa untuk bekerja holistik, berkolaborasi, olah rasa dan olah pikir, membutuhkan pemaknaan yang pas dan pengelolaan diri tingkat tinggi agar segenap penceritaan atas perkembangan dan keunikan anak, amatan atas ke lima aspek holistik dan refleksi atas berbagai prosesnya bisa dituliskan, dirangkai, dan dibukukan untuk disampaikan kembali ke tangan rekan-rekan orangtua yang sudah mempercayakan proses teman-teman Smipa di Semi Palar. 

Rapotan Smipa - Buku Cahaya Bintangku adalah bukan proses administratif. Bukan sebuah akhir, tapi sebuah titik henti, titik jeda dalam proses panjang tumbuh kembang anak-anak menjadi manusia seutuhnya. Buku Cahaya Bintangku adalah cermin bagi kita kita para pendidiknya, sebaik apa kita mendampingi anak-anak berproses mengenali dirinya, mengenali semesta, dalam proses mereka merayakan kehidupannya. Merayakan kehidupan yang merupakan anugerah tak ternilai dari Sang Maha Pencipta. 

Tidak mengherankan bahwa proses Rapotan di Semi Palar selalu diwarnai oleh tetesan air mata. Istilah tetesan sebetulnya adalah understatement: apa ya Bahasa Indonesianya... Bahasa Sundanya cirambay. Ini lebih menggambarkan ya. Bahkan saya dengar di kelompok Yospan kelompok yang baru saja menuntaskan prosesnya di Smipa, orangtua punya grup Kanebo. Mudah ditebak ya kenapa namanya seperti ini. Orangtua kelompok ini saya tempatkan di urutan pertama di bawah ini.

Dan ini berjalan sejak awal, sejak angkatan pertama. Masih terjadi sampai hari ini. Saya pikir hal ini juga yang menandai bahwa proses pembelajaran - termasuk proses rapotan di Smipa adalah proses yang holistik. Rapor Smipa bukan sekedar lembar administrasi, tapi kisah kehidupan, proses tumbuh kembang, cerita keterlibatan anak, kakak dan orangtua untuk membantu anak-anak tumbuh menjadi manusia seutuhnya melalui berbagai pengalaman kehidupan yang kita jalani bersama. Ada dimensi yang sakral di sana, karena hal-hal yang dituliskan di dalam rapor bukan hanya proses nalar, tapi juga sangat emosional, bahkan juga spiritual. 

WhatsApp Image 20250620 at 12.58.43_14cf3b3d.jpg

IMG20250620WA0010.jpg

IMG20250620WA0013.jpg

IMG20250621WA0006.jpg

Seusai Rapotan kami kumpul di LongPus. Mensyukuri proses yang dijalani. Walaupun sederhana, ini proses yang penting di Semi Palar karena menutup proses ini dengan rasa syukur. Seperti dituliskan di atas, ini adalah bukan proses sekedar proses nalar, bukan proses administratif. Karena holistik, proses ini adalah juga kental diwarnai emosi - dan yang lebih penting, ini adalah sebuah proses spiritual - karena esensinya tahapan-tahapan belajar ini adalah proses penemuan diri. 

Bagi kakak, karena prosesnya yang menantang, menuntaskan Buku Cahaya Bintangku adalah sesuatu yang sangat disyukuri. Terlebih setelah mendapat tanggapan dan apresiasi dari orangtua. Di longpus kami berjabat tangan, saling memeluk erat dan menatap penuh makna. Dan iya, semuanya diwarnai curahan air mata. Selalu demikian dari waktu ke waktu. Sekali lagi terima kasih atas segala prosesnya kakak-kakak. Salam hormat saya untuk kakak-kakak semua.  

WhatsApp Image 20250620 at 13.18.25_ccc51d9d.jpg