Change is The Only Constant... Sudah lama saya membaca kata-kata itu, dan sejak itu saya selalu meyakini, sesulit apapun situasi atau tantangan yang dihadapi, kita harus tetap bergerak. Bergerak adalah mengupayakan perubahan. Sekecil apapun, lakukan sebuah perubahan supaya kita terus berada dalam posisi yang baru terhadap kesulitan atau tantangan yang ada. Kalaupun belum memungkinkan melakukan perubahan, setidaknya kita ada dalam perspektif atau sudut pandang baru terhadap situasi yang ada. Hal ini juga yang selalu jadi pegangan dan keyakinan diri saat berproses di Semi Palar sejak awal.
Situasi pandemi yang banyak memaksa kita untuk diam - juga jadi tantangan besar, tapi toh, situasi pandemi juga terus berubah. Kuncinya adalah membaca dan memaknai perubahan dan merespon perubahan yang ada.
Hari ini saya menyempatkan berbincang dengan beberapa teman yang mudah-mudahan bisa membantu mendorong Semi Palar merealisasikan gagasan-gagasan yang mudah-mudahan membawa kebaikan buat Semi Palar ke depan. Saya bercerita kepada teman-teman tentang apa yang jadi wacana atau gagasan ke depan.
Semi Palar memang bukan sekedar sebuah sekolah. Pendidikan Holistik adalah pintu menuju perubahan. Karena pendidikan sejatinya harus menghasilkan perubahan. Jadi Semi Palar adalah langkah awal untuk menuliskan narasi baru kehidupan, karena apa yang ada saat ini, nyaris segala sistem yang ada perlu ditulis ulang, dinarasikan kembali. Itulah kenapa hal-hal yang disampaikan olah Satish Kumar atau Charles Eistenstein sangat berresonansi setidaknya dalam diri saya. Narasi baru adalah bukan sesuatu yang utopis - tetapi sesuatu yang kita yakini bisa diwujudkan bersama. Hmm, baru ingat ini nyambung juga dengan tulisan saya yang ini : The Mind Believes, but The Heart Knows.
Aspirasinya adalah kehidupan yang lebih baik, dunia yang lebih indah - seperti apa yang disebutkan oleh Charles Eisenstein: The More Beautiful Worlds Our Heart Knows is Possible. Rumah Belajar Semi Palar adalah transisi menuju ke sana.
Obrolan hari ini mudah-mudahan jadi langkah tepat menuju ke sana. Semacam batu loncatan atau kepingan puzzle yang ditemukan dan bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan proses. Hari Senin depan kita akan kumpul lagi dan berbincang, melihat apakah posisi yang baru ini memudahkan kita untuk bergerak maju. Jadi ya intinya tetaplah bergerak. Kita lihat apa yang bisa terjadi. Salam.