Ajaib!. Saya masih merenungkan pertemuan kemarin, ngobras #4 yang kemarin terjadi di ruang bengkel - Rumah Belajar Semi Palar. Coba aja direnungkan apa yang terjadi, dari mulai prosesnya, sampai ke obrolan apa yang terjadi kemarin.
Mungkin saya kurang gaul, tapi sejauh pengalaman dan pencarian saya, sulit menemukan peristiwa seperti yang terjadi kemarin. Topiknya, bahasannya, kedalamannya, konteksnya, prosesnya dan manusianya yang hadir. Tentu saja ini perlu dicatatkan di sini. Saya semakin yakin menuliskan ini, karena sudah ada @lei yang mendahului dengan catatannya, Akibat Menelan Pil Merah dari peristiwa kemarin. Setidaknya saya tidak sendirian merasakan ini.
Di forum kemarin saya sempat mengungkapkan pertanyaan reflektif, tentang kenapa perihal Kesadaran dan Spiritualitas ini - sepanjang sepengetahuan saya hampir tidak pernah disentuh di ranah pendidikan. Seorang teman di dalam forum kemarin mengungkap, "Iya kak, berhenti di ranah keagamaan".
Tapi sepertinya pertanyaan ini terjawab juga dari filem nya bung Keanu yang kemarin kita bedah - dari perspektif The Hero's Journey yang dimunculkan oleh Joseph Campbell. Terima kasih banyak @murdeani yang sudah menangkat topik ini yang memang salah satu simbolisasinya adalah tentang berkesadaran. Sebagai catatan, The Hero's Journey ini sedang kita coba integrasikan ke dalam kurikulum pembelajaran di KPB. Tulisan tentang ini mudah-mudahan segera menyusul.
Manusia punya pilihan, untuk memilih secara sadar antara hidup dalam ilusi atau hidup di dalam realita. Choosing between the blue pill or the red pill. Sebelumnya kita pertama-tama perlu menyadari bahwa kita punya pilihan. Kemudian kita selalu punya pilihan untuk melakukan sesuatu dengan ngeh, secara sadar atau menjalani segala sesuatu mekanistis saja, tanpa kesadaran. Baru setelahnya, seperti Neo, kita hanya bisa menjatuhkan pilihan pada pilhan yang tepat saat mengambil keputusan berdasarkan kesadaran. Dari situlah persepsi dan pengalaman kehidupan kita bisa berubah total - karena kita menempatkan segala proses kehidupan dari dalam diri - bukan karena pengaruh atau kendali dari luar.
Judul di atas saya pilih karena sepertinya ini menjadi landasarnIy dari ruang belajar ini.Salah satu yang saya coba ungkapkan adalah - dan ini perlu dijaga di dalam ruang kesadaran kita yang hadir di sana - bahwa Spiritualitas dan hidup berkesadaran adalah sesuatu yang sangat universal - karena kita bicara tentang kesemestaan yang tunggal dan serba terkoneksi. Pada saat yang sama prosesnya sangat personal, karena terkait dengan berbagai proses di dalam ruang batin manusianya. Hal ini yang saya kira perlu ditempatkan sebagai landasan dari berbagai proses kita di Semi Palar - khususnya di forum Ngobras ini.
Kita masing-masing, setiap kita adalah pejalan kehidupan, yang dalam perjalanannya di sepanjang usia kehidupannya berupaya menemukan kepingan makna dari setiap peristiwa yang dialami dan menjadi pengalaman rasa bagi jiwanya.
Di dalam proses inilah, koneksi - keterhubungan dari pengalaman kehidupan yang sangat individual (mikro kosmos) sedikit demi sedikit terkoneksi getaran kesadarannya, dengan dirinya sendiri, dengan orang lain, dengan alam di sekelilingnya dan akhirnya dengan Sang Maha Pencipta (makro kosmos).
Mudah-mudahan di dalam forum ngobras inilah, kita masing-masing para pencari makna bisa berbagi cerita dan dan kemudian mengoneksikan jiwa dan ruang batin kita satu sama lain. Karenanya saya memberi judul tulisan ini, Pertemuan Para Pencari Makna. Mudah-mudahan ga terlalu lebay - karena bagi saya ini bukan pertemuan biasa. Ajaib seperti kata pertama yang saya tuliskan di posting ini.
Bagaimanapun ini baru awalan. Follow the White Rabbit... Kita ga tahu kelincinya akan pergi ke mana... Ada ungkapan lagi Down The Rabbit Hole. Ini juga ungkapan yang menggarisbawahi bahwa perjalanan ini tidak tahu akan sampai ke mana, sampai sedalam apa. Sarang kelinci kan begitu ya... dia menggali di dalam tanah dan ga pernah bisa ditebak, ujungnya di mana, sedalam apa.
Jadi sekali lagi terima kasih atas pertemuan ajaib ini. Mudah-mudahan para pejalan kehidupan, para pencari makna yang saat ini sedang berproses di Rumah Belajar Semi Palar bisa terus hadir dan bertemu teman-teman seperjalanan ini yang bisa berbagi cerita tentang pengalaman kehidupannya, pemaknaannya dan pengalaman batinnya - karena bagaimanapun - pada dasarnya kita semua adalah satu dan tidak terpisahkan. Salam.
image taken from https://www.wired.com/story/matrix-red-pill-vs-blue-pill/