Masih ada yang harus disiapkan untuk esok hari... Tapi saya memilih untuk menulis esai saya lebih dahulu. Hari ini satu pencapaian besar buat saya pribadi. Ini esai saya yang ke 60, jadi saya berhasil menulis konsisten selama dua bulan penuh. Sejak 13 Mei hingga hari ini 13 Juli. Jujur saya merasa bangga pada diri saya sendiri. Sesuatu yang tidak pernah saya duga sebelumnya - sejak saya mulai menulis di blog saya yang pertama di tahun 2007. Alamat blog saya yang pertama adalah create-n-live.blogspot.com sebelum pindah ke wordpress di andysutioso.com
Posting pertama saya tuliskan pada tanggal 5 Mei 2007. Judulnya sederhana : My First Post.
Hari ini saya buka lagi blog saya yang lama sambil tersenyum-senyum sendiri. Perjalanan saya menulis sudah cukup panjang juga. Dan saya senang membacanya - karena semua itu adalah jejak kehidupan saya - setidaknya sejak tahun 2007.
Di antara periode 2007 s/d 2016 sebelum saya berpindah ke wordpress, tahun saya paling produktif menulis adalah pada tahun 2010. Tahun itu saya menuliskan 32 blogpost. Hari ini selama 2 bulan penuh saya menghasilkan 60 buah tulisan pendek. Bahagia sekali rasanya. Itu sedikit cerita tentang proses tulis menulis saya.
Tadi setelah makan malam, saya membaca-baca tulisan sahabat-sahabat menulis saya di sini. Pernahkan teman-teman melakukannya? Luar biasa lho apa yan dituangkan dalam esai-esai pendek yang ada di sini. Sebelum saya mulai menulis, angka menunjukkan Atomic Essay Smipa telah mencatatkan 418 buah esai - hasil kontribusi 22 penulis. Meminjam kata-kata kang Wawan Husin : TE O PE BE GE TE! TOP Banget! Tadi Ahkam bilang hitung-hitung kumpulan esai ini telah mencatatkan sekitar 18.000 kata. Juara!
Secara kuantitas keren ya... Tapi tidak berhenti di situ, coba teman-teman cermati apa yang dituangkan dalam esai-esai ini... Kata-kata yang datang dari hati... Duh isinya menurut saya begitu jujur, tulus, apa adanya. Esai dituliskan bukan sekedar untuk cari sensasi, untuk cari like seperti di media sosial lainnya tapi karena ruang ini adalah ruang penulisan di mana kita bisa menampilkan diri apa adanya - menjadi diri kita sendiri, menuangkannya dalam kata-kata agar kita satu sama lain bisa terkoneksi melalui kemanusiaan kita... Sesederhana, sekaligus seluhur itu juga...
Buat saya ini adalah satu hal yang membahagiakan, sekaligus membanggakan juga, karena ini ruang kolektif penulisan yang saling terkoneksi. Ini juga yang membedakan dengan platform lain seperti blogger, wordpress dan lainnya. Mudah-mudahan lebih banyak warga Smipa yang mau bergabung di sini... Jujur, selama 2 bulan terakhir ini ini jadi ruang kebahagiaan bagi saya. Hari demi hari menulis esai di sini adalah dosis kecil kebahagiaan buat saya. Mari sisihkan 15-20 menit dari 24 jam waktu kita dalam sehari untuk membagikan hati kita bagi kita satu sama lain di sini, lewat kata-kata... Dalam situasi kita berjarak karena pandemi, ruang ini jadi ruang koneksi yang sangat berharga.
Kalian luar biasa! Merayakan esai saya yang ke 60, tulisan ini saya dedikasikan buat semua sahabat penulis di sini... Hatur nuhun sadayana...