Menulis pendek saja malam ini. Walaupun bulan Desember, saya mau bercerita tentang satu filem musikal yang menurut saya bagus banget. Judulnya August Rush. Memang ga boleh cerita panjang-panjang kalo ga nanti malah jadi spoiler. Buat yang belum nonton, silakan cari filemnya.
August Rush bercerita tentang satu anak (Freddie Highmore) yang sangat berbakat bermain musik. Kalau tidak salah istilahnya Prodigy. Anak terpisah dari orangtuanya dan musiklah yang kemudian mempertemukannya. Dia belajar musik di jalanan, sampai suatu waktu bisa jumpa dengan orangtuanya karena musik lah yang menghubungkan jiwa mereka satu sama lain. Dalam filem ini, adegan pertemuan Freddie dengan orangtuanya keren banget. Epic lah pokoknya.
Permainan gitar Freddie ini juga luar biasa, sangat tidak konvensional. Sangat mengagumkan menyaksikan dan mendengarkan musiknya. Kalau ada istilahnya, mungkian paling dekat ya Finger Style. Bermain musik seperti ini yang saya bilang betul-betul bermain musik. Karena seakan tidak ada pakemnya. Musik adalah permainan nada dan bunyi, melalui melodi dan ritme. Hanya itu saja, bagaimana nada dan bunyi-bunyian dihasilkan, tidak terlalu jadi penting. Selama musiknya bisa dinikmati, ya itulah permainan musiknya. Yang memainkan bukan hafalan dan teori musik, tapi jiwa dan musikalitas si pemusiknya. Bermain musik begini ini yang tidak pernah mungkin diduplikasi. Guru musiknya di jalanan diperankan oleh Robin Williams - yang di dalam filem ini dipanggil Wizzard. Jadi sudah kebayang ya kualitas filemnya seperti apa.
Karena gaya musiknya musik jalanan, ya tentunya semangat Indienya jadi terasa sekali. Mirip seperti filem Begin Again dan Innocent Moves - keduanya sudah sempat saya tuliskan di Ririungan ini. Filem-filem seperti inilah yang saya sukai. Jadi ya, buat yang sempat membaca tulisan ini dan belum menonton filemnya, jangan lupa dicari dan ditonton. Kalau suka musik, saya hampir pasti filem ini pasti jadi salah satu filem terfavorit kalian. Selamat malam dan sampai jumpa di esai saya besok.
gambar dari kitareview.com
Nah, kalau yang ini saya juga udah nonton, Kak. Emang bagus banget ya. Betul, itu fingerstyle guitar dengan "open tuning"...
Wah ini saya tonton berkali2 kak...