AES307 Resonansi Gelombang Otak, Jantung dan Bumi
Andy Sutioso
Friday March 25 2022, 11:16 PM
AES307 Resonansi Gelombang Otak, Jantung dan Bumi

Malam ini saya menuntaskan posting ini yang belum saya tuliskan narasinya - tapi sudah tersimpan isinya di benak saya. Sore tadi saya baru saja kembali dari Hari Belajar Kakak Smipa - berbincang memperdalam pemahaman tentang Literasi Diri. Menyusul HB kelompok pertama yang sudah terselenggara di tanggal 12 lalu. 

Beberapa posting di AES sempat membahas tentang gelombang otak. Memang hal ini sempat kita dalami di semester lalu, untuk mengajak kakak2 belajar tentang bagaimana kerja pikiran manusia - terutama terkait proses belajar anak-anak kita di Semi Palar. Dengan memahami bagaimana kerja otak, dan apa yang bisa memantik gelombang otak bekerja di frekuensi gelombang tertentu, kita berpotensi untuk menciptakan suasana belajar yang lebih optimal bagi anak-anak. 

Walaupun begitu ada satu hal yang menarik bahwa manusia-manusia tertentu bisa mengondisikan dirinya untuk mencapai frekuensi gelombang Gamma. Sains sudah membuktikan bahwa para pendeta Hindu dan bhiksu Buddha bisa mengendalikan dirinya untuk mencapai frekuensi gelombang Gamma. Kenapa frekuensi ini jadi signifikan karena konon di frekuensi inilah, kebijakan, intuitisi, kreativitas murni bisa dicapai oleh manusia.   

Dalam pembekalan di semester pertama, kak Fifin bertanya, bagaimana caranya kita bisa mencapai frekuensi gelombang Gamma. Di bawah ini adalah video yang menjelaskannya secara sederhana. Gregg Braden menyampaikan teknik meditasi yang bisa membantu kita untuk mencapai frekuensi tersebut dengan cara mensinkronisasi frekuensi gelombang otak dan jantung - juga dengan frekuensi gelombang bumi. Sangat menarik. Penjelasannya disampaikan dengan cukup gamblang oleh Gregg. Semoga video di bawah ini bermanfaat. Salam. 

{jrYouTube_embed} invalid value received for "youtube_id" parameter ()

image source : https://news.mit.edu/