Bulan November ini di keluarga kami banyak sekali yang merayakan hari kelahirannya. Salah satunya ayah saya yang di tahun ini menginjak usia 82 tahun. Kami sangat mensyukuri kesehatan beliau yang sangat prima di usianya yang sekarang ini. Masih sangat aktif dan beliau masih sangat menikmati kehidupannya sehari-hari. Yang luar biasa, beliau masih main ping-pong dan refleksnya masih sangat cepat. Kita saja yang muda-muda kalah dibandingkan beliau.
Yang merayakan ulang tahun juga adalah adik saya. Nah tahun ini giliran dia menginjak usianya yang ke 50. Buat kita semua ini angka yang psikologis sangat berdampak. Jadi merasa tua, hehehe... Bagaimanapun, kita yang usianya sudah 50 tahun, sudah setengah abad - half a century, menjalani kehidupannya di dunia ini. Bagaimana tidak, usia pensiun di banyak lembaga adalah 55 tahun. Saya sendiri usianya sudah 54 tahun dan Maret mendatang usia saya akan menginjak 55 tahun. Hmm. Di sisi lain, saya selalu bilang kalau jadi orang jangan itungan. Apalagi soal umur, wkwkwk... Jadi ya begitulah, usia adalah hanya angka belaka.
Waktu saya memberi selamat kepada adik saya itu, dia bilang kurang lebih begini,"OMG, saya sudah menginjak usia 50... kok rasanya belum dewasa-dewasa aja ya ", kurang lebih begitu... Mendadak saya teringat quote dari Tao The Ching di atas ini. Tapi masuk akal ya... sayapun merasa begitu. Semakin kita tahu banyak, semakin kita tersadar kita itu ga tau-apa-apa... Tapi di sisi lain, kalau kita bicara kedewasaan - dalam konteks kebijakan, wisdom, orang-orang yang bijak itu memunculkan kebijakan itu lebih dari dalam, bukan dari luar. Agak sulit nih menjelaskannya. Maksud saya, kebijakan itu adalah bukan tentang knowing (mengetahui segala sesuatu) tapi lebih kepada being (menjadi sesuatu, becoming).
Saya pikir ini nyambung banget dengan apa yang disebut-sebut Aki Muhidin:
Nyaho can tangtu ngarti,
Ngarti can tangtu bisa,
Bisa can tangtu tuman,
Tuman can tangtu ngajadi...
Jadi sebetulnya proses kehidupan yang berjalan dari tahun ke tahun itu kan bukan sekedar mencari pengetahuan, banyak tahu, tapi ga jadi apa-apa... Usia kita yang semakin mendewasa semestinya mendorong kita untuk becoming, menjadi human being... menjadi manusia seutuhnya. Salam.