Ini hanya pemikiran yang muncul selintas, terpicu dari tulisan yang diposting Joe terakhir tentang Rutinitas. Saya juga pada dasarnya sepakat dengan pemikiran Jo. Orang yang hidup sangat spontan, tanpa rencana, bisa jadi akan sangat melelahkan.
Ada beberapa hal yang jadi pemikiran saya soal ini. Alam semesta itu pada hakikatnya ada dengan didasarkan pada keteraturan. Ada sistem luar biasa yang mengaturnya sehingga alam semesta bisa berjalan dengan kompleksitas seperti ini. Tapi di sisi lain, ada hal lain juga yang menjadikan alam semesta sedemikian kompleks, yaitu variasi. Hal ini saya pikir munculnya dari ketidak-teraturan. Jadi memang kedua hal itu harus muncul seimbang. Saya pikir, kalau salah satu muncul terlalu dominan, yang akan hadir adalah kekacauan, chaos.
Hal lain yang merupakan hal mendasar di alam semesta ini adalah bahwa segala sesuatu memang hadir berpasang-pasangan. Everything comes in pairs. Jadi sesuatu hanya bisa eksis kalau ada pasangannya. Terang bisa hadir kalau ada gelap, panas akan hadir kalau ada dingin. Hitam dan putih, cepat dan lambat begitu seterusnya. Kuncinya ada di keseimbangan. Simbol Yin Yang saya pikir menggambarkan hal ini dengan sempurna.
Jadi kembali ke tulisan Joe, kita perlu punya keduanya, ada yang jadi rutinitas, perlu juga ruang spontanitas yang memberi warna di dalam runititas itu. Spontan itu perlu, tapi bayangkan kalau hidup kita melulu diisi spontanitas dan variasi, tidak kah suatu waktu hal ini juga akan memunculkan kebosanan? Kuncinya tadi ya keseimbangan.
Saya pikir ini ada hubungannya juga dengan satu realita lain di alam semesta ini, bahwa segala sesuatu selalu bergerak, tidak pernah diam. Hidup juga demikian seperti kutipan di atas ini, "Life is like riding a bicycle, to keep your balance, you must keep moving". Jadi antara keseimbangan dan pergerakan juga seperti sesuatu yang berpasangan. Keseimbangan bisa didapatkan kalau ada pergerakan. Selamat malam.
Setuju Kak Andy, hidup terus menerus dalam keteraturan juga membosankan dan menjenuhkan, itulah sebabnya saya kosongkan beberapa waktu dalam keseharian saya untuk hal yang tidak "diatur" . Harus ada keseimbangan karena jika satu ditiadakan maka demikian juga yang lain.