Selamat siang teman-teman, sepertinya tulisan ini bakal jadi salah satu tulisan yang cukup penting buat proses kita bersama di Semi Palar. Mudah-mudahan suatu saat bisa ditangkap maknanya dan selanjutnya bisa jadi pemicu untuk sebuah pemahaman bersama dan dari situ kita bisa berharap bahwa perubahan-perubahan nyata ke arah yang lebih baik bisa diwujudkan. Tentunya ini terkait ranah Pendidikan Holistik di Rumah Belajar Semi Palar dan Kehidupan Holistik yang kita mulai wujudkan melalui Semi Palar Co-Op. Lalu bagaimana Ririungan dan AES (Atomic Essay Smipa) mendapatkan peran pentingnya di dalam transisi dan tranformasi ini.
Ada dua video yang ingin saya koneksikan di sini, dari dua tokoh yang saya kagumi. Yang satu paparan Yuval Noah Harari - penulis buku Sapiens di salah satu TedTalk nya di bawah ini: Why Humans Rule The World.
Video kedua adalah dari Charles Eisenstein - yang sudah lama menginspirasi kita tentang New Story of The People (Narasi Baru Manusia).
Lalu apa yang menjadi signifikan dari kedua video ini dan apa kaitannya dengan yang sejauh ini kita coba lakukan di Semi Palar. Saya mulai dari kata-kata pembuka yang disampaikan Charles Eisenstein : "The world that we see around us is built on a story". Singkat tapi sangat mendalam - bahwa dunia ini (peradaban manusia) dibangun dari sebuah narasi. Mari endapkan sejenak kalimat tadi. Kalimat singkat tadi menyiratkan tentang kekuatan sebuah narasi (kisah).
Lalu dari sini kita bisa lanjut ke apa yang disampaikan oleh Yuval, mengenai kenapa manusia bisa jadi spesies dominan di planet ini. Yang pertama adalah kapasitas manusia untuk bekerja sama di tingkat kolektif - di dalam sebuah komunitas dalam jumlah yang cukup besar dan kompleksitas aktivitas yang cukup tinggi.
Yang kedua, Yuval memaparkan bahwa kekuatan manusia adalah kemampuannya membangun narasi karena manusia punya kemampuan berimajinasi yang sangat kuat. Di sinilah nyambungnya kedua video tersebut. Kalau dipikirkan memang betul bahwa segala sesuatu yang dilakukan oleh manusia, diikuti oleh manusia adalah didasarkan pada sebuah narasi.
Pemerintahan negara apapun adalah sebuah narasi semata - sebuah kisah yang diyakini bersama dan diikuti warga negaranya. Agama adalah sebuah narasi. Pilihan kita akan sebuah produk didasarkan pada sebuah narasi, bahwa sabun cuci piring ini lebih bersih daripada sabun cuci piring merek lainnya. Narasi mana yang kita percayai akan menjadi produk yang jadi pilihan kita.
Semi Palar adalah sebuah narasi tentang pendidikan holistik - yang mudah-mudahan diyakini bersama kebaikannya di Semi Palar. Kita semua berkumpul di Semi Palar atas keyakinan kita yang sama atas narasi tentang pendidikan holistik.
Kalau kedua hal tersebut kita gabungkan, maka kita punya sebuah kekuatan besar - dan hal inilah yang secara inheren dimiliki oleh Ririungan dan Atomic Essay Smipa. Hari ini ada nyaris dua ribu delapan ratus esai yang dituliskan oleh beberapa puluh warga smipa. Setiap esai yang dituliskan adalah narasi yang dituliskan oleh sang penulisnya - yang belajar dan hidup bersama di Semi Palar.
Jadi Atomic Essay Smipa adalah bukan sekedar kumpul2 tulisan belaka, di tataran individu esai-esai itu adalah narasi para penulisnya, tapi di tataran kolektif, Atomic Essay Smipa bisa menjadi narasi besar tentang sebuah peradaban baru berdasarkan konsep-konsep holistik yang kita yakini bersama. Di sanalah narasi baru bisa kita tuliskan bersama karena di sanalah gagasan kolektif tentang kehidupan holistik bisa kita susun dan wujudkan bersama. Kita sudah punya langkah nyatanya melalui Semi Palar Co-Op menuju ke kehidupan yang holistik.
Bukankah dua hal itu yang disampaikan oleh Yuval dan Charles Eisenstein. Peradaban manusia adalah perkara narasi - dan kita punya narasi yang luar biasa yang bisa kita susun bersama dan kita wujudkan ke dalam kenyataan - bagi masa depan kita dan anak-anak kita. Salam.
Hi @joefelus & @ahkam, mohon tanggapan tentang esai yang ini... Karena saya sudah lama berpikir kenapa kok merasa bahwa AES ini penting banget buat kita semua - bukan sekedar asesoris belaka. Mohon tanggapannya sebagai salah satu penulis senior di AES ini. 🙏🏼😊
Esai yang keren sekali. Siap Kak Andy, saya akan bikin tanggapan dengan esai juga. 🙏😊
Wah ini Bagus sekali kak Andy. Saya sangat setuju dan saya juga pernah bilang bahwa salah satu alasan menulis itu adalah mempertahankan konektifitas yang sudah terbangun di Smipa. Dengan menulis esai, koneksi akan semakin terjalin dengan lebih dalam, saling mengenal dengan lebih intens. Melalui tulisan setiap warga bisa banyak menangkap hal-hal yang unik dan lebih pribadi daripada konektifitas verbal yang sering kali terkendala penyampaiannya. Walau kita "terikat" secara kolektif tapi masing-masing memiliki keunikan individual yang saling memperkaya satu sama lain, disini konsep-konsep holistik tidak hanya diyakini tapi kita jalani bersama