Sejak beberapa waktu lalu, belum terlalu lama sejak saya mulai menuliskan esai ini, muncul sebuah gagasan baru yang mudah-mudahan bisa jadi solusi dari beberapa situasi yang sedang dihadapi. Memang perlu mengubah sesuatu untuk mendapatkan sebuah perubahan. Kalau tidak ada yang diubah, tentunya tidak akan ada yang berubah. Sesederhana itu.
Akibatnya memang belakangan ini di rumah, saya dan Lyn punya kesibukan baru dari gagasan yang akan direalisasikan ini. Ada juga orang-orang baru yang dilibatkan dalam proses ini. Intinya kami jadi cukup sibuk. Tapi ke depan, saya berharap hal baru ini jadi sesuatu yang baik, mengisi berbagai kekosongan yang terjadi.
Kalau ditanya apa yang saya sebut kosong? Salah satu yang spesifik ya rumah tempat tinggal kami yang sekarang kosong setelah kedua anak kami beranjak dewasa dan sekarang sudah tidak lagi tinggal bersama kami. Kalo bahasa Inggrisnya disebut empty nest. Nah ini terjadi pada kami dan berlangsung sudah hampir 2 tahun.
Yang juga berubah adalah persepsi tentang tempat tinggal terkait dengan pola hidup yangvjiga bergeser sejak kami mulai meninggali kediaman kami ini lebih dari 20 tahun yang lalu.