AES682 Komorebi
Andy Sutioso
Wednesday August 14 2024, 7:09 AM
AES682 Komorebi

Masih nyambung dengan filem Perfect Days karya sutradara Wim Wenders - yang mengajak kita memahami lebih jauh, apa itu Mindfulness atau MUSHIN, ada satu hal menarik yang saya tangkap dari kehidupan Hirayama san di dalam filem itu - sesuatu yang disebut Komorebi. Ternyata Komorebi adalah sesuatu yang saya sukai juga sejak lama. Cahaya matahari yang bersinar menembus dedaunan yang goyang dihembus angin. Selalu bergerak, selalu berubah, sesuatu yang selalu terjadi tapi mungkin tidak banyak juga yang menyadari dan mengamatinya. 

Saya sendiri menyimpan cukup banyak foto dari Komorebi ini di dalam koleksi foto-foto saya. Tanpa disadari saya sangat menyukai dan menikmati hal sederhana ini, kadang hal ini membuat saya tersenyum tanpa saya sadari. Saya baru 'ngeh' saat melihat salah satu scene dari film Perfect Days - di mana Hirayama punya kegemaran mengamati hal ini dan merekam momen itu. Hal sederhana ini jadi salah satu bagian penting dari filem Perfect Days ini yang menggambarkan bahwa bagaimana kalau kita mampu menempatkan kesadaran pada berbagai hal yang terjadi saat ini, inilah yang sebaliknya akan membantu kita untuk hidup pada saat ini, living the moment. Pikiran kita tidak tertinggal di masa lalu atau sebaliknya juga tidak terseret ke masa depan, ke titik yang belum terjadi.

pexelsandysutioso17272239.jpg

Photo by Andy Sutioso from Pexels: https://www.pexels.com/photo/17272239/ 

Di atas ini salah satu foto koleksi yang saya simpan di Pexels. Ada beberapa lagi yang saya punya, dan juga beberapa foto daun yang saya ambil berlatar belakang matahari - untuk menangkap tulang daun yang polanya terlihat jelas saat dilatari matahari di belakangnya. 

Sebagai catatan, tulisan saya tentang filem Perfect Days saya tuliskan dengan judul Mushin, Ikhtiar Memahami Mindfulness.

Mengamati apa yang terjadi di sekitar kita dan menyadari apa yang terjadi sepertinya penting untuk keberadaan diri kita di tengah dinamika kehidupan yang ada. Di tengah carut marut situasi peradaban saat ini, hal ini jadi semakin penting untuk kita bisa mensyukuri anugerah kehidupan yang kita boleh nikmati sampai saat ini. Ini juga salah satu cara kita merayakan kehidupan. Salam.