John Dewey bilang, Pendidikan adalah Kehidupan itu Sendiri. Dalam konteks itulah, kita perlu berupaya memahami apa yang disebut dengan manusia seutuhnya dalam konteks kehidupannya yang sejati, tentunya dalam pemaknaannya yang paling fundamental.
Manusia sejatinya adalah makhluk spiritual. Hal ini tentunya menjadi kata kunci dari berbagai diskursus yang berkembang dan berpijak di atasnya. Di dalam konteks makhluk spiritual inillah, maka yang disebut dialog atau percakapan batin, berbagai narasi yang berasal dari dalam diri menjadi sangat penting kita sadari untuk kemudian mendapatkan tempat yang selayaknya dalam berbagai dinamika dan proses kehidupan yang berkesadaran.
Di titik ini, kita perlu berhenti dan menyadari bahwa apa yang disebut ruang batin belum juga kita pahami secara utuh... Pemahaman-pemahaman yang rumpang ini yang membuat kita tidak paham juga bagaimana kemudian berbagai sikap dan tindakan kita berpijak dan berdampak. Kompleksitas manusia yang merupakan makhluk multi-dimensional inilah yang membuat kebanyakan dari kita gagal memahami apa yang terjadi di dalam laku kehidupan kita. Manusia adalah makhluk spiritual yang menjalani pengalaman kehidupan - untuk membangun keutuhan jiwanya - melalui berbagai pengalaman rasa yang bisa dialaminya. Satu kalimat yang bisa menjabarkan - tapi kemudian bisa begitu jembar kemungkinan perwujudannya...
Karut marut peradaban yang saat ini kita lihat di berbagai penjuru dunia, berbagai krisis dan konflik yang dengan mudah kita temukan saya yakini berakar dari ketidak sadaran manusia - secara individu - dan dengan demikian juga secara kolektif. Manusia yang terkoneksi dari jiwanya yang sejati - karena berbagai distraksi kehidupannya yang tanpa henti, melupakan ruang batin di mana kesadaran dirinya berdiam dalam hening dan nyaris tidak pernah disapa - diberi perhatian. Jiwa manusia juga punya narasi, dialog yang dituturkan dengan lirih dari ruang batinnya. Dialog batin inilah yang kerap luput dari perhatian sehingga manusia juga gagal mengendalikan hidupnya dengan berkesadaran.
Hari ini saya menjumpai video ini - yang saya yakini juga bagian dari sinkronisitas proses belajar saya - dan mudah-mudahan juga bagi keluarga besar Rumah Belajar Semi Palar. Kalau video dicermati, dari komponen kurikulum pembelajaran di Semi Palar, Narasi jiwa atau dialog batin adalah bagian dari literasi diri. Percakapan yang reflektif dan sangat kontemplatif yang penting bagi kedirian manusia yang utuh. Semoga video ini jadi bahan belajar bagi kita semua. Semoga bermanfaat. Salam.
Photo by Şeyda Nur Uğur from Pexels: https://www.pexels.com/photo/a-head-of-a-statue-14079515/