Di Rumah Terus? Adakah Yang Berubah Dari Dirimu?
Hai semua di blog kali ini kita akan membahas perubahan sifat kita selama pandemi. Bisa diingat pandemi merajalela di indonesia kurang lebih sudah 2 tahun. Pandemi ini merubah semua orang, yang awalnya bisa keluar setiap hari tanpa ada masalah sekarang harus dipaksa agar lebih sering diam di rumah. Dan jangan lupa sekarang harus memakai masker di semua tempat saat keluar kerumah. Pasti banyak orang terdampak dengan pandemi ini, bahkan hampir semua orang terdampak. Dari segi finansial (keuangan), sudut pandang terhadap orang. Tapi di blog kali ini kita akan membahas tentang perubahan sifat orang-orang selama pandemi di sekitarku maupun di Indonesia.
Menurut beberapa sumber yang saya wawancarai mereka mengalami perubahan sifat yang sangat berbeda. Walaupun ada pula yang tidak mengalami perubahan karena dia masih “bandel” untuk menaati protokol kesehatan (prokes) dan di rumah saja. Kebanyakan dari narasumber saya mengalami perubahan seperti jadi anti sosial, pendiam. Dan saya sendiri merasakannya seperti yang awalnya main terus keluar rumah peduli, sekarang setelah adanya pandemi ini dan adanya “di rumah saja” dan sekarang saya menjadi yang di rumah terus dan juga menjadi sangat cuek kepada keadaan sekitar. Mengapa hal ini semua bisa terjadi?
Dikutip dari kompas.com Setelah memperhatikan adanya perubahan kepribadian di dalam diri kita, pikirkan apakah perubahan tersebut membawa dampak positif pada hidup kita atau tidak. "Pandemi memberikan banyak hal negatif, dan kehidupan yang melambat memaksa kita untuk merenungkan hidup kita." Kita harus waspada terhadap perubahan kepribadian, seperti lebih mudah tersinggung, menarik diri dari kehidupan sosial atau merasa cemas.
Dengan itu kita harus beradaptasi kembali sebisanya kita. Seperti adanya new normal ini , pandemi mungkin merubah semuanya tapi kita harus berubah juga untuk diri kita yang lebih baik. Berikut caranya agar kita lebih gampang untuk adaptasi kembali. Di kutip dari www.diskes.baliprov.go.id pada tanggal 10 september 2021 jumat pagi. Cara untuk adaptasi new normal ini yang terbaik adalah Di pintu masuk tempat kerja lakukan pengukuran suhu dengan menggunakan thermogun. Sebelum masuk kerja, diterapkan self assessment risiko COVID-19 untuk memastikan pekerja yang akan masuk kerja dalam kondisi tidak terjangkit COVID-19.
Sekian blog saya terimakasih sudah membaca sampai akhir, semoga kalian mengerti blog ini. Pesan dari saya untuk yang merasa kesulitan di masa pandemi ini adalah “hidup memang pahit tapi harus dijalani” jangan menyerah stay safe everyone. Jaga imun jaga kesehatan tubuh dan jangan lupa minum vitamin setiap harinya. Sekian dan terimakasih.
Daftar pustaka
Dibuka jumat pagi 10 september.
Ditulis oleh admin dinas kesehatan Bali. Pada 20 agustus 2020
Dibuka jumat pagi 10 September.
Ditulis pada 28/08/2020, 19:22 WIB
halo kenza, gambarnya gak muncul. coba pilih embed local media (tombolnya sebelah add smiley)