Di kebun rumahku, ada beberapa tanaman yang berawal dari keisenganku tapi justru tumbuh dengan segar. Tanaman itu antara lain anggur, labu kabocha, dan jagung.
Tumbuhnya tanaman anggur berawal dari keisenganku. Ketika makan anggur, aku mengumpulkan bijinya dan menaruhnya ke dalam wadah tertutup beralaskan tissue yang basah. Aku awalnya tidak berekspektasi tinggi, bahwa anggur itu akan tumbuh. Bahkan hampir saja aku buang karena setelah beberapa hari justru bijinya berjamur. Untungnya tidak aku buang karena sekitar 1-2 minggu setelahnya, biji anggur itu berkecambah. Hingga saat ini, anggur itu masih bertahan hidup tetapi masih belum sampai tahap dimana dia akan berbuah.
Suatu hari, aku sedang memasak labu kabocha. Ketika mengeluarkan bijinya, ternyata yang terkumpul cukup banyak. Daripada semuanya dijadikan kompos, aku coba untuk membersihkannya dan menyebarnya di halaman depan rumah. Kebetulan ada satu petak di depan rumah untuk menanam. Karena itu tempat yang tersisa, jadi aku tebar saja biji nya ke sana. Seminggu setelahnya, muncul kecambah yang lumayan besar dari dalam tanah. Pertumbuhannya pun sangat cepat, dalam 1 bulan sudah banyak daun-daun besar yang muncul. Sekarang, ukurannya tiga kali lebih besar dari telapak tanganku.
Tanaman terakhir adalah jagung. Ini berawal ketika memasak popcorn dan beberapa biji jagungnya tumpah. Kejadiannya juga sama, daripada dikompos mending cobain aja ditebar siapa tau nanti tumbuh. Eh ternyata sekarang biji itu sudah tumbuh dan tingginya sekitar 15 cm-an. Padahal itu cuman asal tebar dan aku pun ngga menimbun lagi biji-bijinya dengan tanah.
Yaa aku berharap mereka bisa bertahan hingga akhirnya bisa menghasilkan sesuatu yang bisa kami makan. Karena perasaan ketika makan sesuatu dari hasil panen sendiri tuh berbeda. Dari pengalamanku pun rasanya sangat menyenangkan ketika memetik sesuatu yang kita tanam dari awal. Semoga saja harapanku ini bisa terwujud nanti.
Waah seru amat Kiran... Terima kasih ceritanya. Semoga menginspirasi teman-teman lain untuk mencoba... 👌😊