Ceritakan soal potensi tanpa terjebak delusi. Karena saat menggunakan imajinasi, imaji bisa jadi fantasi. Hati-hati, realisasi adalah soal pengorbanan. Melepaskan sembilan ratus sembilan puluh sembilan potensi, menyisakan satu yang ditindak lanjuti.
Ceritakanlah soal relasi tanpa terikat ekspektasi. Karena saat melabeli, selalu ada distorsi mana yang benar terjadi dan mana yang tidak benar terjadi. Hati-hati, berbagi adalah soal meminta. Meminta dimaklumi jelas akan diberikan perendahan harga diri.
Ceritakanlah soal kapasitas tanpa melupakan integritas. Karena saat memberikan inspirasi, selalu yang dilihat adalah ekspresi. Hati-hati, berpikir adalah soal bertindak. Semua juga melihat, ketidak mampuan yang ditutupi label delegasi & mandiri dari benalu di tiang listrik.
Ceritakanlah soal menceritakan tanpa bercerita. Yang ada ya ada, yang tidak ada ya tidak ada. Kata hanyalah kata, mengerti saat berkata-kata dan tidak ada saat waktunya berada. It’s not about what we do, it’s all about who we are; that count.