Eh.. ganti narasi deh. Saat kita mau mencoba menanggapi suatu persoalan, baiknya bukan fokus kepada menemukan alternatif solusi. Justru membandingkan alternatif konsekuensi.
Memang langkah pertama adalah menemukan beberapa tindakan yang bisa jadi solusi. Kemudian, setiap tindakan jelas sepaket dengan konsekuensinya. Pilihan baiknya perlu ditetapkan kepada tindakan yang konsekuensinya sanggup ditanggung sendiri. Antisipasi, seandainya konsekuensi dari tindakan ini menjadi permasalahan baru di kemudian hari. Langkah penting pertama adalah menerimanya sebagai tanggungan dulu kan.
Barulah kemudian meresponnya. Semacam, langkah pertama kuat dulu angkat galonnya. Barulah menentukan mau ditaruh di dispenser yang mana. Kalau dari awal aja gak mampu angkat galon, sepertinya percuma menentukan dispenser mana yang mau diisi ulang.