AES471 Drill is Other People
leoamurist
Wednesday November 13 2024, 3:04 PM
AES471 Drill is Other People

Kemarin, sambil ngeliatin beberapa siswa kapebe main hujan. Coba ngobrol dengan ey-ay soal bedanya exercise, training, practice, dan drill. Jadi terlintas suatu gambaran, yang coba divisualisasikan sebagai representasi perluasan, pengisian, perangkaian, dan pembalikan.

Perluasan lebih kepada tangkapan persepsi saya soal exercise, yaitu suatu cara untuk mengakses potensi yang selama itu terabaikan baik secara sadar atau tidak. Pengisian itu soal training, melatih penguasaan potensi itu sampai batas maksimal yang tentu saja unik bagi setiap orang. Practice yang diwakili oleh perangkaian adalah mengombinasikan beberapa potensi yang sudah dikuasai.

Pembalikan yang jadi pemahaman saya soal drill adalah soal timbal balik dari orang lain. Setelah mampu melakukan atau menciptakan sesuatu, baiklah untuk mengembalikannya kepada diri sendiri melalui orang lain. Manfaat apa yang orang lain dan lingkungan terima dari karya kita, yang membuka pemahaman diri kita terhadap diri sendiri ini melalui respon yang kita terima.

Kalau malas ketemu dan inter-aksi dengan orang lain, gausah sampai drill aja gak apa-apa kan? Yak! Gak apa-apa. Dalam arti gak ada apa-apa, gak jadi apa-apa, hanya pemuasan imaji berulang yang mengerdilkan daya imajinasi. Ihiy, rada mumet ya istilahnya. Mudahnya, tanpa melakukan drill berarti tidak perlu ada practice, training, dan exercise. Malah lebih efektif menonton saja, orang lain melakukan pembalikan (drill).

Ya, tetep juga jadinya. Drill is other people. Terlepas dari kita melakukannya bersama orang lain atau kita menonton orang lain, tetap saja ada orang lain.

You May Also Like