AES#016 Kampung / Desa Kalouwa
Mikhail
Monday May 20 2024, 10:24 PM
AES#016 Kampung / Desa Kalouwa

Disclaimer: (Saya tidak yakin yang mana yang betul kampung atau desa, jadi keduanya akan dipakai di AES ini)
Bangun pagi, rutin pagi, lalu kami pun jalan pagi untuk membeli sarapan. Selesai sarapan, ada sedikit briefing bersama untuk menentukan apa saja yang ingin didokumentasikan di kampung yang nanti akan dikunjungi, dan juga games apa saja yang ingin kita main bersama anak-anak. Sebenarnya, saya sedikit sedih karena tidak bisa di LC hari ini. Baru saja kemarin, kami diperkenalkan oleh kak Yumi secara resmi ke anak-anak. Rasanya ingin tetap di LC supaya bisa kenal lebih dekat. Tapi, semangat juga untuk ikut dengan mobil klik-klik bersama Kak Yustin. Selesai briefing, kami bergabung dengan kakak-kakak LC untuk mengobrol bersama tentang perjalanan ke desa nanti. Ke desa mana hari ini? Ternyata hari ini kami akan pergi ke Kampung / Desa Kalouwa. Jarak dari LC ke Desa Kalouwa sekitar 14km. (Atau 40km? Saya kurang kedengeran). Setelah selesai mengobrol dengan kak Yustin dan Kak Yumi, kami pun memrpersiapkan barang untuk pergi ke desa nanti. Setelah selesai persiapan, membeli makan siang di kantin kampus, dan sedikit latihan untuk bagaimana bersama anak-anaknya nanti (bagian ini sepertinya hanya saya saja yang agak khawatir, tidak tahu yang lain). Oh iya, hari ini Kak Siska juga membawa bayi (saya tidak yakin ini bayi siapa), karena tidak ada yang jaga, sehingga dibawa ke LC.Β 

Selesai "sedikit latihan" untuk bertemu dengan anak-anak, kami pun berangkat ke menuju Desa Kalouwa. Perjalanan menuju desa melewati kota Tambolaka. Saat sudah dekat menuju desa Kalouwa, kami lewat beberapa anak yang kelihatannya sedang jalan menuju gereja, dimana biasanya dilakukan kegiatan bersama. Sesampainya di tempat, sudah ada beberapa anak yang standby. Mereka sudah menunggu mobil klik-klik sampai. Kami pun membantu menurunkan barang-barang yang di dalam mobil, lalu membagikan ID card kepada anak-anak. Anak-anak pun langsung membaca buku yang sudah tersedia. Ada satu anak namanya Aiden (Sepertinya namanya Aiden atau Ayden saya tidak yakin) yang terus berganti buku tanpa dibaca. Setelah beberapa kali mengganti buku, Flavi pun menemaninya baca buku. Setelah anak-anak selesai membaca buku, sekarang waktunya main bersama. Pada saat saya mencoba untuk mengajak anak-anak bermain, sepertinya anak-anak masih malu sehingga tidak merespon, untungnya Kak Gina mengambil alih dan memimpin waktu main tersebut. Saya masih harus banyak belajar. Waktu main pun berjalan, kami bermain sebuah permainan yang diajarkan oleh guru-guru KBTK di Smipa sebelum berangkat, diberi nama "Ibu ulat". Anak-anak sepertinya cukup senang bermain permainan Ibu ulat.Β 

Selesai bermain Ibu ulat, anak-anak pun bermain elang dan ayam, dan tebak kalimat. Setelah selesai bermain, saya sempat melihat ada seorang anak yang sedang mencoba bermain rubik. Saya pun coba mengajak ngobrol dan memberi tahu konsep dasar rubik. Nama anak ini Arlen (Sepertinya), dan setelah beberapa saat ngobrol bersama Arlen, teman-teman yang lain pun ikut bersama melihat Arlen bermain rubik. Sayangnya, tidak lama setelah Arlen menyelesaikan satu warna, anak-anak sudah berkumpul dan berbaris bersama untuk menutup kegiatan hari ini. Sayang sekali, padahal baru saja asik. Selesai menutup kegiatan, kami pun kembali ke LC. Dalam perjalanan, sambil melambaikan tangan ke anak-anak yang sedang berjalan kembali ke rumah masing-masing. Sesampainya di LC, kami langsung masak makan malam memakai tungku lalu beristirahat. Sungguh hari yang melelahkan.Β 

Andy Sutioso
@kak-andy   2 years ago
Terima kasih ceritanya di sini Mikha. Boleh juga ditambahkan 1-2 foto di dalamnya. Biar pembaca lebih terbayang suasananya. πŸ™πŸΌπŸ˜ŠπŸ‘πŸ»