AES#84 Happy Hypoxia : The Pandemic’s Silent Killer
Natasha Setyamukti
Saturday October 9 2021, 10:34 AM

Happy Hypoxia adalah kondisi dimana saturasi oksigen menurun drastis tetapi penderita tidak menunjukkan gejala fisik sama sekali. Biasanya, mereka yang mengalami penurunan saturasi oksigen akan memiliki gejala seperti sesak nafas, kulit kebiruan, dan sakit kepala serta gelisah.

Karena nggak menunjukkan gejala, Happy Hypoxia ini disebut dengan silent killer!

Terus, apa ya penyebab dari Happy Hypoxia ini? 

Pada penderita Covid-19, penyebab utama Happy Hypoxia adalah pengentalan darah atau koagulasi yang meluas di jaringan pembuluh darah paru-paru

Normalnya, arteri karotid akan mengirim sinyal jika terjadi kekurangan oksigen dalam darah. Namun, virus SARS-CoV-2 menyerang arteri karotid sehingga ia gagal untuk mendeteksi turunnya saturasi oksigen. Kondisi ini dapat menyebabkan fase kritis secara tiba-tiba dan berakibat fatal, lho! Serem banget ya.

Tapi ternyata ada beberapa gejala yang mungkin dirasakan oleh pasien selain gejala umum Covid-19,  seperti:

  • Warna kulit pada ujung-ujung jari kebiruan 
  • Warna pada ujung bibir kebiruan
  • Mengalami keringat berlebihan walaupun tidak melakukan aktivitas berat. 
  • Nafas pendek saat olahraga, atau bahkan ketika sedang beristirahat

    Jika tidak segera ditangani, Happy Hypoxia dapat menyebabkan penderitanya linglung, penurunan kesadaran atau bahkan koma. 

    Maka dari itu, di kondisi angka Covid yang terus naik seperti ini, penting sekali untuk selalu memonitor saturasi oksigen kamu, terutama yang terkonfirmasi positif Covid-19. Stay safe and healthy!

You May Also Like