Akhir-akhir ini, aku disibukkan dengan beberapa kegiatan, mulai dari menjadi mentor acara di tempat magangku semester lalu, berkegiatan dengan komunitas, juga belajar untuk persiapanku menghadapi ujian. Saat awal semester 2, rasanya suit sekali mengatur jadwal, karena banyak jadwal bertabrakan dan yang aku korbankan saat itu adalah belajar untuk ujian. Sebenarnya ada sedikit rasa ga enak juga keran emngorbankan ujian, tapi berdasarkan pertimbangan yang punya, yang bisa aku korbankan hanyalah belajar, karena sisanya sangat mepet dengan deadline atau pekerjaan yang harus diselesaikan cukup banyak sehingga tidak akan kekejar kalau aku barengi dengan belajar.
Aku merasa sudah saatnya aku melepas beberapa kegiatan yang aku lakukan selama ini, misalnya beberapa komunitas yang mungkin sudah tidak terlalu aktif atau karena ada pekerjaan lain yang lebih penting. Aku memikirkan hal itu cukup lama, namun tidak ada keputusan yang aku ambil, entah karena aku masih mempertimbangkan banyak hal, atau aku merasa masih mampu atau aku tidak ingin meninggalkan hal yang menurutku sudah sangat membuat nyaman.
Sudah beberapa minggu aku lalui, dan aku masih belum membuat keputusan. Aku masih mengerjakan cukup banyak pekerjaan dan tetap mengorbankan belajar. Sampai akhirnya beberapa komunitasku memutuskan untuk hiatus atau bahkan menyelesaikan komunitasnya karena sekarang-sekarang ini ada banyak anggota dan timnya yang sibuk sehingga memutuskan untuk keluar atau tidak aktif membantu di komunitas. Aku merasa, sepertinya Tuhan menjawab doa dan kebingunganku selama ini. AKu ingin keluar tapi tidak enak dan aku merasa bisa, ternyata Tuhan memberikan jawaban lain, kalau ternyata aku tidak bisa, tapi dengan cara berbeda, tidak harus aku yang keluar dari komunitas itu.