AES#150 Menulis
Natasha Setyamukti
Thursday April 14 2022, 8:47 AM
AES#150 Menulis

Menulis sudah menjadi hobiku sejak kecil. Aku merasa lebih nyaman bila menuangkan pemikiran dan perasaanku melalui tulisan, dibandingkan secara verbal. Awalnya aku hanya menulis di diary, siapa sih yang masa kecilnya tidak pernah menulis diary. Kemungkinan besar kita semua pernah menulis diary saat kecil, mungkin tidak disebut diary tapi menulis di sebuah buku. Menuangkan perasaan biasanya, ketika dimarahi mama, semuanya ditulis di buku itu. 

Aku awalnya juga begitu, hanya menulis singkat, namun lama kelamaan aku mulai tertarik menulis hal lain, seperti menulis sebuah cerita. Waktu SD aku hobi menulis cerita, namun karena belum jamannya serba online seperti ini, aku menuliskan cerita di kertas loose leaf, sekitar 2 lembar. Cukup melelahkan memang karena menulis semuanya menggunakan tangan. Aku menyelesaikan satu tulisan sekitar 3 hari, aku ingat sekali cerita itu mengenai pinguin dan beruang kutub. Aku menulisnya di kertas menggunakan spidol dan menggambarnya dengan spidol warna, ada pinguin dan seekor beruang kutub. Saat itu rasanya bangga dan senang sekali bisa membuat sebuah tulisan. 

Dari SD, aku sangat suka pelajaran bahasa indonesia, kalau sudah pelajaran itu aku akan mencatat sangat banyak di buku catatanku. Kalau mengerjakan tugas, aku juga yang sering menambah kertas loose leaf karena ruang menulsi yang diberikan kakak selalu kurang. Aku suka menjelaskan semua secara detail di setiap pertanyaan yang diberikan kakak. Mulai SMP, aku suka menulis blog, menuliskan apa saja, entah pemikiranku atau cerita yang aku karang sendiri. Untuk tugas, permasalahannya masih sama, yaitu ruang menulis yang kakak berikan selalu kurang, aku selalu nambah kertas atau menuliskannya di buku catatan. 

Mulai KPB, aku banyak mengikuti organisasi untuk menjadi content writer, content creator dan masih aktif menulis blog. Dari sini aku belajar banyak, bahwa menulis bukan sekedar menuangkan apa yang kita pikirkan dan rasakan, tapi menulis juga untuk memberi rasa pada pembaca dan memberi informasi. Menulis di komunitas menjadi contengt writer, tentunya tidak mudah. Banyak hal yang perlu aku pelajari disana, karena tata bahasa dan cara penulisan setiap organisasi berbeda, ada yang maunya formal tapi ada juga yang maunya singkat agar mudah dibaca oleh pembaca, karenan target audience mereka adalah anak muda. 

Sekarang aku sudah tidak banyak menulis cerita. Kali ini aku sedang belajar menuliskan apa yang aku pikir dan rasakan menjadi sebuah tulisan yang bisa dirasakan oleh banyak orang dan menjadi bahan refleksi orang lain, bagaimana aku bisa memberikan dampak positif pada orang lain melalui tulisanku. Walaupun begitu, masih banyak hal yang ingin aku coba dan aku pun masih belum mengetahui secara jelas sebenernya aku suka bentuk tulisan yang seperti apa. 

Tidak terasa di ririungan juga aku sudah menulis 150 AES. Dengan berbagai kesulitan yang aku alami, mulai dari waktu sampai kadang bingung mau menulis apa, sudah bisa dilalui. Sekarang tidak butuh waktu yang lama untukku mennetukan tema untuk tulisan AES di satu hari.. Semoga kebiasaan ini bisa terus berlanjutnyaa

Andy Sutioso
@kak-andy   4 years ago
Selamat untuk esainya yg ke 150 Tasha. Semoga terus berlanjut ya. 🙏😊
setyamuktinatasha
@natasha-setyamukti   4 years ago
terima kasih kak..
You May Also Like