Hari ini adalah jadwal aku menjaga perpustakaan Smipa. Ada tiga orang anak kelas 3 SD yang menemaniku karena belum dijemput, hehe... Kakak menyuruh mereka menunggu di perpustakaan. Mungkin maksudnya, daripada anak-anak itu bermain di area bawah tanpa ada yang mengawasi, lebih baik mereka membaca buku di perpustakaan. Ya tapi namanya anak-anak, perpustakaan pun bisa menjadi tempat bermain bagi mereka. Ada buku yang mereka ambil dari rak, tapi bukan untuk dibaca.
Lama-kelamaan karena bosan, seorang anak yang kukenal bernama Andra, mendatangiku sambil membawa dua buku. Kukira ia ingin meminjamnya untuk dibawa pulang, tapi ternyata aku salah. Ia menunjukkan buku itu kepadaku dan bertanya, "Tau ngga, buku ini bisa nempel?" Karena penasaran, aku ikuti 'permainannya'.
Andra lalu menyelipkan kedua buku yang dipegangnya secara asal satu sama lain, dan melepaskannya kembali. "Gampang, kan?" katanya. Aku mengangguk. "Nah, tapi kalau kita selipin satu-satu halamannya, bakal susah ditariknya," jelasnya lebih lanjut. Bermenit-menit setelahnya, Andra sibuk membuka halaman demi halaman kedua buku itu dan menyelipkan halaman buku yang satu ke buku lainnya secara berurutan, seperti ketika kita menautkan jari-jari kedua tangan. Lalu ia memintaku menarik salah satu buku, sementara ia memegang buku satunya. Kedua buku itu tidak mau saling lepas. Ia menyebutkan sebuah istilah dalam Bahasa Inggris, yang tak bisa kutangkap dengan jelas. Jadi kusuruh ia menuliskannya.
Aha, ternyata FRICTION GLUE maksudnya! Kemudian ia menjelaskan, kedua buku itu seolah-olah menempel dikarenakan gaya gesek. Tidak puas dengan menyuruhku mencoba eksperimen yang dilakukannya, ia juga menyuruh Fael dan ibunya yang datang menjemput. Kutanya, dari mana ia mengetahui eksperimen itu. Kata Andra, dari sebuah buku yang ia miliki. Wah, keren sekali! Hari ini aku tidak hanya menjaga perpustakaan, tapi juga mendapat pengetahuan baru dari seorang anak yang suka membaca dan berbagi ilmu. 😊