Kemarin, aku baru saja menyelesaikan buku yang sedang aku baca, yaitu buku Alpha Girls Guide yang ditulis oleh Henry Manampiring. Henry Manampiring merupakan salah satu penulis yang sangat keren menurutku, beliau sudah menulis cukup banyak buku, salah satu bukunya yang terkenal adalah Filosofi Teras yang membahas mengenai filosofi stoicism, yang bisa diterapkan di kehidupan masa kini. Buku ini sangat menarik karena filosofi yang seringkali dicap membingungkan dan rumit, bisa mudah dimengerti di buku ini. Ya, aku mulai mengenal beliau sejak membaca buku filosofi teras, dan cara penulisan beliau yang bagus membuatku ingin membaca lagi karyanya. Dan aku melanjutkan membaca buku the alpha girls guide ini, yang ternyata pembawaannya tidak kalajh seru dengan filosofi teras. Buku ini memang ditujukan bagi para wanita atau remaja yang ingin menjadi alpha girl.
Alpha Girls/Alpha Female adalah sosok yang bisa memimpin, dihormati dan berpengaruh baik bagi sekitarnya. Buku ini membantu menuntun kita untuk menjadi sosok perempuan yang bisa seperti itu, yang independen, pintar, mandiri dan jgua anti galau. Ada beberapa bab di buku ini, mulai dari menjadi alpha girls di sekolah, dunia pekerjaan, pertemanan, percintaan sampai bagaimana penampilan seorang alpha girls.
Buku ini dipenuhi dengan berbagai ilustrasi lucu, dan aku berhasil menyelesaikan buku ini selama 2 hari saja, karena saking menyenangkannya isi buku. Kita sebagai perempuan, sering dianggap remeh, diangap tidak perlu sekolah tinggi-tinggi, karena toh nantinya hanya akan di dapur. Padahal sebagai perempuan, kita juga harus berpendidikan (tidak harus selalu di sekolah), harus mandiri dan independen, tidak mengandalkan orang lain untuk hidup, sekalipun pasangan hidup. Pasangan hidup kita juga manusia, yang bisa berbuat salah. Maka kita tidak bisa mengandalkan dia, kita harus mandiri.
Selain itu buku ini juga memberi banyak informasi mengenai bagaimana menjadi teman yang baik, pasangan yang baik bahkan bos yang baik. Buku ini juga memberitahu bahwa tidak setiap perempuan dilahirkan cantik, namun setiap perempuan bisa terlihat menarik. Dan yang penting adalah menjadi menarik, bukan cantik. Kalau seseorang hanya cantik (mengandalkan inner beauty, atau cantik fisik saja) tanpa memperhatikan pakaian yang digunakan dan kebersihan diri, yakin deh orang tidak mau mendekat. Namun kalau seseorang tidak cantik, tapi memiliki kemampuan komunikasi yang baik, bisa menggunakan pakaian sesuai dengan tempat dan menjaga kebersihan, ia akan terlihat menarik. Kita tidak bisa menyangkal, bahwa kecantikan fisik menentukan keinginan kita untuk berkenalan dengan orang lain. Naif bila kita bilang seperti itu, karena pasti fisik seseorang merupakan penilaian pertama kita terhadap seseorang, kalau ia terlihat menarik, itu akan membuak peluang kita mengobrol dan lainnya.