AES041 Jasa Pijat Cilik
Sanya
Tuesday November 19 2024, 6:54 PM
AES041 Jasa Pijat Cilik

Sei sedang ada misi mengumpulkan uang. Kutanyalah uangnya untuk apa, katanya untuk membelikan kado temannya kalau lebih sisanya akan ditabung. Dia mau cari uang sendiri karena uang di dompetnya sudah menipis, uangnya juga hasil upah, hasil pekerjaan rumah tangga tentunya. Nah kutanya lagi apa yang mau kamu kerjakan sekarang. Dia berpikir sebentar lalu tercetus sebuah ide. Dia bilang, dia cukup mahir memijat, dia mau buka usaha pijat. Belum puas bertanya, kutanya tarif memijatnya dia bilang 5000 cukup, berapa nih tarif pastinya? Mau memijat dengan upah 5000 untuk berapa menit? Dia mantap berkata 5000 untuk 5 menit. Good deals banget, dia butuh uang aku bisa dipijat. Hahaha

Awal Sei suka memijat karena sering lihat nenek dipijat kemudian dia memperhatikan caranya. Penasaran lalu mempraktekan ke neneknya. Kata neneknya enak pijatan Sei bertenaga padahal waktu itu dia masih TK tapi tenaganya memang cukup kuat dibanding anak-anak seusianya jadi cocok sekali, Sei ada bakat memijat.

Malam sebelum tidur dia akan datang menawarkan jasa pijatnya, “Ibu mau dipijat?” Sambil tersenyum manis, sudah pasti ku iya kan penawarannya. Lumayan leher dan pundak sedang kaku ada tawaran menarik. Saat kutanyakan mau memijat berapa menit hari ini dia menjawab 20 menit, dia sudah belajar perkalian, dia tahu kalau memijat 20 menit akan mendapatkan uang 20.000, cukup banyak untuk menambah tabungannya. Semakin lama dia memijat semakin banyak tabungannya.

Sesi memijat dimulai, dia sungguh serius menjalankan jasanya. Permintaan pijatan di bagian yang pegal, tambah tekanan, ganti posisi dia kerjakan dengan baik. Saat kutanya apakah dia capek atau ingin selesai lebih awal dia menjawab “Aku nggak capek, ibu tau aku masih semangat rugi aku kalau selesai cepat, uangnya sedikit.” Hahaha hebat dedikasinya tinggi, appreciate it.

Setelah 20 menit (dia pasang timer, sungguh pro) sesi memijat selesai, dia bertanya apakah badanku sudah enak, apakah dia hebat? Tentu saja kujawab enak sekali, pijatannya tidak kalah dari terapis sungguhan, Sei hebat! Kemudian komentar yang tidak disangka-sangka muncul, “And then you should give me a tip!” Hah, dengan wajah terbengong-bengong aku menjawab “Memang Sei mau tip berapa?” Sambil tertawa, anak ini belajar dari mana tahu soal tipping culture. Duh benar-benar anak jaman sekarang beda.

“Seribu aja cukup kok, yang penting ibu kasih tip karena ibu puas dengan pijatan aku!” Hahahaha baiklah ini 21.000 untuk Sei yang hebat. Terima kasih anak baik, terus berusaha ya.

joefelus
@joefelus   2 years ago
Ah.. Peristiwa-peristiwa seperti ini akan jadi memory yang sangat indah di kemudian hari. Harus dikumpulkan sebanyak-banyaknya mbak Sanya!!! :)
sanya
@sanya   2 years ago
Betul pak semua akan jadi kenangan indah pada waktunya, seperti yg dirasakan pak Joe sekarang ya🥹
joefelus
@joefelus   2 years ago
betul hahahaha