AES#224 Konten
Natasha Setyamukti
Tuesday July 12 2022, 9:17 AM
AES#224 Konten

Sejak pandemi, aku memiliki hobi membuat konten. Konten yang dibuat beragam, mulai dari tulisan sampai video. Awalnya sih ga ada niat sama sekali untuk mendalami dunia konten, hanya senang-senang saja. Namun ketika aku tergabung di beberapa komunitas, entah kenapa aku selalu terjun di dunia konten, yang awalnya hanya karena salah dimasukkin. Ya, waktu itu aku masuk ke semua organisasi dan dimasukkin ke divisi konten. Awalnya bingung banget dan ga yakin bisa bagus di divisi ini, tapi ternyata setelah dijalanin seru juga dan aku pastinya belajar banyak hal. Aku juga dibimbing oleh beberapa tutor di komunitas itu sehingga bisa menghasilkan konten yang baik. Saat itu aku tergabung di divisi konten youtube. 

Nah sejak itulah aku tergabung juga di komunitas lain di dunia konten, tugasnya membuat konten dan merencanakan kontan. Yang awalnya aku pikir sulit ternyata menjadi bidang yang aku sukai dan aku dalami sampai saat ini. Bahkan aku sendiri juga jadi mengaktifkan kembali sosial mediaku untuk mengupload beberapa konten review, ya review yang aku buat sekarang adalah mengenai skincare dan makeup karena kebetulan yang aku dapat sekarang adalah 2 barang itu. 

Walaupun ada pasang surutnya, aku tetap berusaha untuk konsisten membuat konten, selain untuk meningkatkan branding, aku juga ingin mengasah kemampuanku mengedit video dan membuat rencana konten. Hingga akhirnya kemarin ketika aku kembali menguload konten, ada salah satu management yang menghubungiku katanya ia mau bekerjasama denganku dan menjadikanku sebagai modelnya. Jadi nantinya mereka akan memberikanku berbagai macam barang yang harus aku review, karena mereka melihat konten reviewku yang cukup baik dan sesuai dengan kriteria yang mereka cari. Ya nothing to lose menurutku jadi aku coba saja, semoga bisa menambah portofolioku juga. 

Aku jadi ingat waktu pertama kali aku mau mulai mengupload konten, banyak sekali pikiran dan overthinking ketika mau upload, takut orang ga suka lah, malu dan sebagainya sampai akhirnya aku bisa menyakinkan diriku untuk berani upload, walaupun awalnya ga berani keliatan muka karena malu. Akhirnya sekarang mulai berani keliatan muka dan rutin upload, ternyata bisa membuahkan hasil. Dari sini aku belajar untuk bagaimana lebih berani dan mengurangi overthinkingku, karena seringkali apa yang aku pikirkan ya hanya ada dalam pikiranku.