Kemarin sore, aku ada meeting evaluasi dna pembubaran panitia sebuah acara. Acara ini sudah pernah aku bahas di tulisan sebelumnya, mengenai pengalamanku menjadi moderator. Jadi di acara kemarin, kita semua melakukan evaluasi, baik evaluasi secara mandiri, kelompok/tim dan keseluruhan acara. Karena di acara ini aku menjadi MC dan juga tim acara, jadi aku melakukan evaluasi sebanyak dua kali. Aku merefleksikan diri ku saat menjadi MC, dimana waktu itu sempat ada kendala teknis, sehingga akhirnya aku tidak bisa menjadi MC di salah satu acaranya. Kemudian saat tim acara aku juga menyebutkan bahwa selama ini aku masih kurang berkomunikasi dengan baik dengan timku, apalagi hal diluar pekerjaan yang harus dikerjakan. Padahal penting sekali untuk membangun bonding antar tim.
Aku juga mendengarkan refleksi teman lain, ada yang bilang kesulitan berkomunikasi karena timnya ini tersebar dari seluruh Indonesia jadi sulit saat mau diskusi, ada juga yang menyebutkan bahwa mereka kesulitan karena banyak tugas sekolah. Biasanya setelah melakukan refleksi mandiri, pembina dan founder komunitasnya akan menambahkan refleksi dan memberi beberapa saran membangun. Dari jawaban teman-temanku, para pembina itu menjelaskan bahwa kemarin itu kalian sudah berkomitmen. Mereka juga bilang kalau kemarin sudah dilakukan interview dan kita semua bilang sanggup, jadi harus bisa bertanggung jawab dan berkomitmen dengan apa yang sudah kita katakan. Walaupun begitu, ia juga menyebutkan bahwa kalau ternyata banyak tugas, sebenarnya bisa dikomunikasikan dengan tim, agar tidak menghambat. Mungkin bisa digantikan terlebih dahulu atau solusi lainnya. Karena mungkin,sesuatu yang kita anggap remeh, bisa saja berdampak besar bagi tim. Jadi dalam bekerja sebagai tim, komunikasi itu sangatlah penting.
Dan memang menjadi tantangan tersendiri, saat kita membuat sebuah acara dan bekerjasama dengan tim yang belum pernah ketemu sebelumnya. Kemudian zona waktu yang berbeda dan segala perbedaan lainnya pasti menghambat, maka disinilah kami ditantang untuk bisa tetap merancang dan menjalankan acara dengan baik. Dari refleksiku, kakak founder komunitasnya yang merupakan tim LEAP serta Certified Google Teacher, menyebutkan bahwa cara pembawaanku sebagai moderator itu sudah baik dan keren banget, bisa melakukan improvisasi dengan baik juga. Apa yang aku lakukan sebagai moderator sudah bisa membantu embakar semangat para peserta. Namun beliau menyebutkan masih ada 1 hal yang perlu aku tingkatkan. Yaitu SENYUM. Sudah bukan pertanyaan lagi, dari dulu aku memang dibilang memiliki muka yang judes. Kakak itu bertanya kamu ga senyum karena gugup atau emang judes gitu?Kemudian aku menjelaskan bahwa dari dulu aku memang sering dibilang punya muka yang judes, karena jarang banget senyum. Kakak itu menyebutkan, bahwa penting untuk tersenyum dan membawa vibes yang semangat dan positif saat sedang memoderatori suatu acara, bukan berarti harus terus tersenyum tapi tahu konteks.
Dari sini, aku jadi tersadarkan untuk lebih sering tersenyum, karena itu bisa mempengaruhi banyak hal. Dan suatu kebanggaan bagi diriku bisa menjadi bagian dari tim panitia acara ini, karena disini aku belajar banyak dan mendapat relasi yang cukup luas yang aku yakin akan sangat berguna untuk kegiatan dan langkahku selanjutnya. Terimakasih banyak untk Bina Edukasi, Kak Laksmi, Kak Eve dan Kak Arine untuk bimbingannya selama ini, see you on the next project!