AES35 waktu hening
nathania
Wednesday September 15 2021, 5:39 AM
AES35 waktu hening

Dari kelas 7, atau 1 SMP, aku melakukan waktu hening hampir tiap hari di sekolah. Awal sebelum tahu bagaimana cara waktu hening yang baik, aku hanya tutup mata dan bernafas. Bahkan kadang aku suka ngintip buka mata dan malah senyum-senyum dengan teman di kelas. Makin kesini aku tahu arti waktu hening.

Kak Koben guru K7 ku waktu itu bilang “Waktu hening itu seperti kita menumpahkan air yang penuh dalam cangkir, untuk di isi air lagi”. Artinya adalah mengosongkan kepala sebelum memulai pelajaran, karena kalau isi kepala penuh, kita tidak bisa mengisinya lagi, yang ada malah meledak kepala kita, pusing nanti.

Kemudian salah satu kakak bilang, kalau saat waktu hening kita sangat fokus, nanti akan ada third eye yang muncul di jidat di antara mata kita. Awalnya aku kira itu becandaaan, karena manamungkin tiba-tiba ada mata yang muncul di tengah-tengah jidat. Tapi karena aku kepo juga, inging tahu dan membuktikan apakah itu benar atau memang seperti perkiraan ku ‘’becandaan’’. Setelah ku coba untuk fokus, hanya mendengarkan napasku, dan tidak memikirkan apapun, tiba-tiba tengah jidatku seperti ada yang pegang menggunakan telunjuk, atau seperti ada manik-manik yang menempel. Rasanya geli tapi menenangkan. Semakin kesini aku jadi tahu cara untuk mengeluarkan third eye ini, yaitu dengan fokus dan tidak terdistraksi (eaa kayak punya kekuatan super aja).

Kemudian salah satu kakak juga ada yang bilang kalau kita waktu hening dengan benar, kita bisa menyerap energi sekitar. Energi itu digunakan untuk kegiatan kita di hari itu. Katanya bayangkan saja energi itu masuk kedalam tubuh, entah itu dari lantai atau pohon, dan benda lainnya.

Kalau menurutku, setelah waktu hening aku merasa lebih semangat, tubuh dan pikiran terasa segar, energi buruk yang terbawa hilang jadi dapat senang Kembali, dan lebih dapat mengendalikan emosi. Biasanya yang suka murusng sekarang jadi lebih ceria, tenag, dan tidak bete-bete lagi.