AES105 move to heaven
nathania
Wednesday January 26 2022, 6:54 PM

Ada satu drama korea yang bisa membuat ku menangis tersedu-sedu, karena biasanya setiap aku menonton film atau pun serial, walaupun sedih aku tidak menangis sampai tersedu-sedu. Sebenarnya ada dua film ynag membuat ku menangis. Tapi yang satu ini yang membuatku sangat menangis sampai tersedu-sedu. Judulnya ‘Move To Heaven’. Ternyata ada alas an dibalik kenapa aku bisa menangis tersedu-sedu itu ternyata, kisah drama ini terasa sangat nyata karena drama ini diangkat dari kisah hidup seseorang.

Move to Heaven bercerita tentang bagaimana seorang anak yang bekerja sebagai pembersih dan pengatur barang-barang orang yang sudah meninggal sekaligus mengidap sindrom Asperger. Menariknya, Tang Joon-Sang sangat mendalami perannya hingga terlihat nyata bagaimana penderita sindrom Asperger kesusahan untuk beradaptasi. Selain itu, Joo-Sang memainkan perannya dengan natural dan gaya bicara khas orang yang mengalami disable, membuat penonton lebih mengetahui bagaimana penderita Asperger berinteraksi. Selain diperankan oleh Joo-Sang sebagai Geu-Ru, drama ini juga diperankan oleh Lee Je-Hoon sebagai Sang-Gu.

Dalam drama ini Sang-Gu adalah paman Geu-Ru yang bersifat dingin. Karakter yang dibawakan Lee Je-Hoon juga terlihat natural dengan setiap mimik muka yang dikeluarkan. Ekspresi datar yang dimainkan Geu-Ru di setiap episode bertemu dengan Sang-Gu yang memiliki ekspresi enggak suka dengan keadaannya membuat kita menjadi lebih memahami setiap karakter dengan baik. Perubahan emosi yang dirasakan oleh Sang-Gu yang awalnya enggak menyukai Geu-Ru juga terlihat sangat natural.

Dibungkus dengan cerita yang sangat apik dan menyentuh, sayangnya penoton akan dibuat bingung dengan adegan kematian ayahnya Geu-Ru pada episode pertama (menurutku). Walaupun episode pertama adalah episode tersedih dari 10 episode penayangan, tetapi adegan ayah Geu-Ru meninggal terlalu mendadak.

Selain kejanggalan meninggalnya ayah Geu-Ru di episode pertama, semua chemistry pemainnya harus diajungi 4 jempol dan berhasil berbaur menjadi satu kesatuan.