AES113 Buku Kelompok K11 bersama
nathania
Monday February 14 2022, 6:23 AM

Halo, nama ku Thania dan aku berada di angkatan yang ajaib. Sebelum aku masuk ke KPB, aku sempat galau karena bisa jadi aku perempuan sendiri. Setelah banyaknya kegalauan dan bimbang, akhirnya aku tetap memutuskan untuk masuk ke KPB, dan jadi perempuan sendiri di angkatan ku.

Awal tahun agak sulit untuk menjalaninya, karena sebelumnya aku lebih sering menghabiskan waktu bersama-sama dengan cewek-cewek lainnya. Untungnya saat itu awal dari pandemi, jadi tidak banyak waktu ynag dihabiskan bersama. Namun lama-kelamaan aku jadi kesepian, yang biasanya banyakan, sering main bareng, sekarang jadi lebih banyak menghabis kan waktu sendiri.

Walaupun begitu, semakin lama aku bisa beradaptasi dengan lingkngan sekitar ku. Dengan kelas ku dan Angkatan lainnya. Untungnya aku bisa ngobrol dengan Angkatan lain, jadi aku tidak begitu kesepian. Tetapi tetap terasa berbeda menurutku saat bermain dengan yang seumuran dan dengan yang berbeda, apa lagi baru dekat/kenal. Aku rasa cara aku bersosialisasi dengan Angkatan ku dan dengan yang lain berbeda, makannya aku butuh untuk beradaptasi lagi.

Selama aku berkegiatan dengan kelompok, tentu saja tidak semulus itu. Ada naik turunnya. Biasanya ada yang setuju dengan pendapatku dan yang setuju itu perempuan, tapi sekarang tidak ada lagi cewek-cewek di kelas ku, jadi setiap berpendapat sekarang ada selisihnya sedikit. Meskipun begitu, aku malah jadi lebih mengkritisi lagi pendapatku, apakah sudah benar atau belum. Jadi ada untungnya juga, walau kadang ada sakit hatinya.

Pengalaman berkelompok di KPB yang sangat-sangat berkesan untuku adalah saat K10 di Gambung. Saat itu aku benar-benar senang, bisa berkegiatan se-KPB, dan mungkin karena kegiatan pertama setelah banyaknya kelas daring di rumah. Namun setiap kali aku mengingat berkegiatan di Gambung saat itu, aku jadi senang sendiri. Setiap makan bareng di meja makan, hiking ke curug, cari susu sapi ke rumah-rumah warga, main bareng di halaman rumah yang di tinggali saat di Gambung, dan kegiatan lainnya, membuat ku senang.

Setelah naik ke kelas 11, banyak pengalaman baru lagi saat berkegiatan berkelompok di KPB. Asik saat menjalaninya, apa lagi sekarang sudah bisa hybrid atau dating kesekolah sesekali, jadi kegiatannnya lebih terasa. Sebelumnya aku lebih banyak menghabiskan waktu berkegiatan bersama kelasku, yang terkadang terasa bosan karena dengan itu-itu lagi, tapi akhirnya sekarang bisa berkegiatan bareng se-KPB.

Dengan kelasku aku cukup sulit unuk berkegiatan bersama, karena permasalahan kami masing-masing. Namun aku tidak bisa menghilang dari kelompok ku, karena bisa di anggap kabur dari masalah ku. Jadi aku tetap berusaha untuk bersma kelompok ku, dan terus beradaptasi. Dengan permasalahan kelompok yang muncul, dan aku yang sedang transisi ke dewasa yang cukup menyulitkan ku, aku jadi banyak stressnya. Sayangnya, aku berada di kerumunan cowok-cowok, yang tidak sepeka perempuan. Maka dari itu yang biasanya aku bercerita keteman-teman, aku jadi kesulitan untuk bercerita dan malah jadi tidak ada teman cerita. Namun aku tidak bisa menyalahkan mereka, karena mereka punya kehidupannya masing-masing. Jadi aku mencoba untuk lebih mendekatkan diriku ke teman di luar sekolah, yang mempunyai kesenangan yang sama dan kalau mengobrol nyambung, kemudian aku juga mencoba untuk mencari teman baru di luar sekolah.